Inilah Situs-situs yang Menyiarkan Gerhana Matahari Total 22 Juli 2009

Inilah Situs-situs yang Menyiarkan Gerhana Matahari Total
Gerhana Matahari Total

Rabu, 22 Juli 2009 | 08:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski tak dapat dilihat dari Indonesia, peristiwa gerhana matahari total (GMT) yang berlangsung pada Rabu (22/7) dapat disaksikan secara langsung melalui web. Ada sejumlah situs yang dapat dikunjungi untuk menyaksikan detik-detik persitiwa langka yang diklaim sebagai GMT terlama pada abad ke-21.

Siaran langsung dengan kualitas high definition misalnya dapat dilihat melalui http://www.eclipse-tv.com dengan resolusi 900 X 600 piksel. Tayangan ini dilakukan AstroNative Technologies dari pengamatan di daerah Pulau Yangshan, selatan Shanghai, China. Siaran dimulai pukul 07.24 WIB hingga 10.03 WIB. Namun, untuk mengaksesnya harus membayar 9,95 euro dan dapat dibayarkan melalui Paypal.

Masyarakat Astronomi China didukung Akademi Sains China juga menyiapkan web di http://eclipse.astronomy2009.org.cn/english. Situs ini merupakan jejaring sosial yang menggabungkan sejumlah pengamatn di berbagai titik untuk disiarkan secara simultan.

Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) juga akan menyiarkannya NASA TV yang beralamat di http://www.nasa.gov/multimedia/nasatv/index.html

Foto-foto

Selain siaran langsung secara streaming, beberapa situs juga mengumpulkan foto-foto yang diabadikan dari berbagai lokasi. Publik dapat berpartisipasi untuk membagi hasil pengamatannya dalam situs-situs tersebut, antara lain melalui blog http://solartotality.wordpress.com. Situs yang dibuat Space Generation Advisory Council ini bahkan menyediakan hadiah berupa buku dan peralatan astronomi untuk foto terbaik.

Cukup unggah foto ke Flickr dengan tag #solartotality2009 sehingga hasil pencarian akan mengarahkan ke foto-foto GMT dan mengirimkan link-nya kepada panitia.

Panitia Tahun Astronomi Internasional 2009 juga menyediakan situs untuk berbagi pengalaman di http://eclipse22jul09.wordpress.com. Pengguna Flickr juga dapat langsung memasukkan fotonya ke dalam group http://www.flickr.com/groups/iya2009.
WAH

Akses http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone And

Iklan

Foto : Bus Terbakar di TOL Km 6 JKT-Cikampek 22 Juli 2009 7.02 WIB

Foto224Foto225

Ledakan Terjadi di Sekitar Hotel JW Marriot Mega Kuningan

Ledakan Terjadi di Sekitar Hotel JW Marriot Mega Kuningan
Jumat, 17 Juli 2009 | 08:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua hari menjelang kunjungan Manchester United, sebuah ledakan terjadi di sekitar Hotel Marriot Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7). Belum diperoleh informasi detail soal informasi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com – Dua hari menjelang kedatangan Manchister United sebuah ledakan terjadi di Kawasan Mega Kuningan, di dekat Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (17/7).

Karyawan PT Excelcominda Sonny Wuisang yang dihubungi Kompas.com, menuturkan ledakan terjadi dua kali. Ledakan terjadi dua kali. Ledakan pertama terjadi sekitar 07.30. Kemudian disusul ledakan kedua sekitar 3 menit kemudian.

Hotel Ritz Carlton adalah hotel tempat pemain MU menginap. MU dijadwalkan tiba di Jakarta Minggu (19/7) dinihari.

Jumat, 17/07/2009 08:18 WIB
Ledakan Keras di dekat Ritz Carlton Kuningan Diduga Bom

Jakarta – Dua ledakan keras di dekat Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selatan diduga bom. Ledakan itu terjadi dua kali. Ledakan kedua hanya terpaut beberapa menit setelah ledakan pertama. Menurut keterangan salah satu saksi ledakan terjadi pukul 07.55 WIB, Jumat (17 Juli 2009).

Belum diketahui pasti apakah ledakan itu menimbulkan korban. Yang pasti, banyak saksi mata melaporkan, ledakan itu sangat keras. Seperti ledakan bom.

“Saya belum tahu berapa jumlah ledakan dan jumlah korban. Saya baru mau mengecek kesana,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Chrisnanda saat dihubungi detikcom, Jumat (17/7/2009).

Saksi yang melihat kejadian mengatakan mendengar suara dentuman keras di sekitar lokasi.
(nvc/nvc)

JAKARTA, KOMPAS.com — Ledakan terjadi di Hotel Ritz-Carlton yang terletak di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 07.45 WIB. Sejumlah korban dibawa ke Rumah Sakit MMC yang terletak di dekat lokasi ledakan.

“Korban baru saja dibawa kemari,” kata petugas informasi RS MMC, Neti, ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (17/7). Namun, ia tidak bisa menyebutkan secara pasti jumlah dari korban tersebut.

Ia juga tidak memaparkan kondisi dari para korban yang sedang ditangani dalam ruang gawat darurat di rumah sakit tersebut. Ledakan keras terdengar di dua hotel, yang pertama di Hotel JW Marriott, dan yang kedua berada di Hotel Ritz-Carlton.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan kemungkinan berasal dari bagian depan atau bagian bawah (basement) dari hotel tersebut. Para petugas kepolisian juga telah berada di lokasi kejadian. Sementara itu, para warga dan pegawai yang telah dievakuasi berkerumun di sekitar hotel.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


ABI

Jumat, 17 Juli 2009 | 08:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua ledakan dahsyat terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jumat (17/7) pagi menyebabkan setidaknya delapan orang asing terkapar.

Empat di antaranya berada di dalam Restoran Plaza Mutiara JW Marriott. Empat lainnya berada di Ritz-Carlton.

“Ledakan keras banget. Sampai loncat saya. Ada WNA yang kakinya remuk. Yang lain isi perutnya keluar. Yang lainnya saya enggak lihat,” ujar Alexander, yang saat kejadian tengah berlari pagi.

Sementara itu, petugas tim medis belum dapat dikonfirmasi mengenai jumlah korban lokal. Kini, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Wahono beserta timnya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa ambulans disiagakan.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


HIN

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu dari dua ledakan di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat pagi terjadi di coffee shop di lobi Hotel Ritz-Carlton. Ledakan tersebut menyebabkan kaca-kaca coffee shop pecah.

“Dari jendela saya kelihatan asap keluar dari bagian lobi Ritz-Carlton,” ujar Myra Junor, GM Corporate Communication XL, kepada Kompas.com saat dihubungi lewat telepon. Kantor XL di Menara Prima kebetulan berada di seberang Hotel Ritz-Carlton.

Belum diketahui apa sebenarnya yang meledak di sana dan apakah ada korban atau tidak. Myra mengatakan saat ini semua karyawan yang berkantor di sekitar kejadian langsung berhamburan menjauhi lokasi kejadian.

Kejadian tersebut cukup mengejutkan mengingat untuk masuk ke lobi Ritz-Carlton telah dilakukan pengamanan ketat. Biasanya tamu atau kendaraan yang akan ke lobi yang berada di lantai atas harus diperiksa dengan detektor logam dan pemeriksaan manual.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


WAH

Jakarta – 29 Orang korban ledakan bom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott dibawa ke RS MMC, Kuningan, Jakarta Selatan. Ledakan ini menyebabkan kerusakan yang cukup parah di kedua hotel itu.

Pantauan detikcom, Jumat (17/7/2009), nama-nama tersebut ditempel di lobi rumah sakit tersebut. Nama-nama korban tersebut adalah:

1.Andrianto Makhnbu
2.Catur Rindu
3.Cho Ing sang
4.Dadang Hidayat
5.Giovani
6.Hut Bosco Keund
7.Ibusi Asu
8.Jame Makeba
9.Yunita
10.Yurika Kartika
11.Kevin
12.Linda
13.Mariko
14.Melisa
15.William
16.Noke Kiroyan
17.Oki Utomo
18.Peter
19.Regi
20.Renaldi Domanik
21.Scott Mirilles
22.Shweta Shukita
23.Simon Luis
24.Sudargo
25.Yoga
26.Yurika
27.Yurike
28.Yusuf
29.Yusuf P

(nal/iy)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Desk Antiteror Kementrian Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Irjen Pol Ansyaad Mbai, mengatakan, ledakan yang terjadi di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriott, belum dapat dipastikan sebagai aksi terorisme.

“Kita masih harus menunggu hasil penyelidikan polisi, untuk memastikan penyebab ledakan dan motifnya,” katanya, di Jakarta, Jumat (17/7).

Ia mengatakan, pihaknya belum juga melihat kaitan antara ledakan yang terjadi Jumat pagi ini dengan penangkapan sejumlah orang yang diduga kaki tangan pelaku teror Noordin M Top, di Jawa Tengah pekan lalu.

“Saya belum dapat menganalisa sejauh itu, karena ledakan di Mega Kuningan itu kan belum bisa dipastikan sebagai aksi terorisme,” ujar Ansyaad.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus melakukan pemberantasan terhadap aksi-aksi terorisme baik dengan jalan soft power maupun hard power. “Kita tidak akan tolerir apapun bentuknya, yang jelas kita akan terus melawan aksi terorisme,” ujar Ansyaad.

Sekitar pukul 07.00 WIB ledakan besar terjadi di dua hotel bintang lima di kompleks Mega Kuningan yakni Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Akibatnya, banyak korban luka-luka baik warga negara Indonesia dan warga asing yang kini dilarikan ke Rumah Sakit MMC dan Rumah Sakit Jakarta.

Rencananya, Hotel Ritz Carlton menjadi tempat penginapan para pemain kesebelasan Manchester United dan Hotel JW Marriott tempat menginap para pemain Indonesian All Star. Kedua kesebelasan akan melakukan pertandingan persahabatan di Gelora Bung Karno pada 20 Juli 2009.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


BNJ
Sumber : Ant

Bom di Marriott & Ritz Carlton
Saksi Mata: Itu Aksi Bom Bunuh Diri
Rita Uli Hutapea – detikNews

Jakarta – Ledakan bom yang terjadi di Hotel Ritz Carlton kemungkinan merupakan aksi bom bunuh diri. Seorang saksi mata mengaku melihat mayat yang tampaknya seorang pengebom bunuh diri.

Greg Woolstencroft mengungkapkan, dirinya mendengar ledakan pertama di Hotel Marriott dan kemudian disusul ledakan kedua di Ritz Carlton.

“Saya berlari ke Ritz-Carlton dan melihat ada ledakan bom besar di area restoran,” kata pria asing tersebut yang saat itu tengah berada di apartemennya di dekat Hotel Ritz Carlton.

“Di dalam hotel saya menemukan satu jenazah yang tampaknya seperti pengebom bunuh diri. Itu kelihatan seperti seseorang yang telah menjadi pengebom bunuh diri atau seseorang yang sangat, sangat dekat dengan ledakan,” tuturnya seperti dikutip CNN , Jumat (17/7/2009).

Setidaknya empat warga asing tewas dalam insiden pengeboman tersebut.

(ita/ita)


Wah, Ada Lele Raksasa Sepanjang 2,75 Meter

Wah, Ada Lele Raksasa Sepanjang 2,75 Meter
Jessica Wanstall berpose bersama lele sepanjang 2,75 meter.

Kamis, 16 Juli 2009 | 09:25 WIB

EBRO, KAMIS — Jessica Wanstall (14) memang jago memancing. Namun, mendapatkan lele raksasa sudah di luar kemampuannya. Beberapa waktu lalu, seperti dilaporkan Daily Mail, Rabu (15/7), Jessica dan ayahnya, Mark, memancing di Sungai Ebro, Spanyol. Kesempatan itu merupakan hadiah dari sang ayah. Lalu mata pancingnya dicaplok ikan.

Semula sang ayah yakin itu ikan kecil seperti yang biasa ditangkap Jessica. Akan tetapi, ABG itu berpikiran lain dan minta bantuan sang ayah untuk menarik ikan itu. Benar saja, butuh waktu 20 menit untuk menaklukkan binatang itu.

Ternyata, hasilnya benar-benar di luar dugaan. Yang muncul adalah ikan lele yang panjangnya mencapai 2,75 meter dengan berat 87 kg. Jauh lebih besar ketimbang penangkapnya, Jessica, yang hanya setinggi 1,24 meter dan beratnya cuma 36 kg.

Pemandu mereka, Bodo Kunkel, yang mengelola Bavarian Guiding Services di Sungai Ebro mengakui keberuntungan Jessica. ”Mulutnya terus menganga seolah tak percaya dengan tangkapannya. Dialah satu-satunya bocah dengan tangkapan ikan air tawar terbesar di Spanyol, mungkin juga di Eropa,” kata Bodo. (dai/sas)

Polri & Kejagung Akan Gelar Pertemuan Bahas Dugaan Korupsi KPK

Polri & Kejagung Akan Gelar Pertemuan Bahas Dugaan Korupsi KPK
Novia Chandra Dewi – detikNews


Jakarta – Mabes Polri dan Kejaksaan Agung dikabarkan akan melakukan gelar perkara mengenai kasus dugaan korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini disebut-sebut merupakan kasus lain yang selama ini disidik pihak kepolisian terkait pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

“Rencananya pukul 15.00 WIB, besok (Rabu),” sebut seorang jaksa senior yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di Kejagung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta, Selasa (14/4/2009).

Pertemuan ditengarai akan membahas kasus yang berkaitan dengan dugaan korupsi kehutanan yang melibatkan PT Masaro, yang kasusnya kini ditangani KPK. Disebut-sebut ada uang yang mengalir dari perusahaan itu ke oknum di KPK.

Sayangnya sumber resmi di Kejagung tidak ada yang mau berkomentar soal rencana pertemuan ini. Dikonfirmasi mengenai acara tersebut, pejabat di Kejaksaan Agung mengaku tidak tahu menahu.

“Saya belum dengar dan saya tidak tahu,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendi melalui pesan singkatnya yang diterima.

Kapuspenkum Kejagung Jasman Panjaitan juga memilih berteka-teki soal pertemuan itu. “Tunggu sajalah besok, pokoknya ramai,” kata Jasman singkat.

Demikian juga pihak Mabes Polri. Direktur Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mabes Polri Brigjen Pol Jose Rizal  yang dikonfirmasi mengaku tidak tahu menahu.

“Saya tidak ikut dan tidak tahu. Saya sedang di Mataram, NTB,” tutupnya saat dihubungi melalui telepon.

Apakah kabar tersebut benar? Tunggu saja besok.
(ndr/iy)

Kurang Sehari Status BlackBerry Ilegal, Depdag Siap Razia

Kurang Sehari Status BlackBerry Ilegal, Depdag Siap Razia
Blackberry menjadi alat komunikasi yang populer.

Selasa, 14 Juli 2009 | 10:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Departemen Perdagangan (Depdag) rupanya tidak main-main dalam menegakkan peraturan yang berlaku. Buktinya, Depdag memberikan ultimatum kepada Research In Motion (RIM) Blackberry. Jika per 15 Juli 2009, RIM tidak menyediakan layanan purna jual serta menyertakan buku manual berbahasa Indonesia bagi pelanggannya, maka BlackBerry dinyatakan ilegal.

“Status ilegal akan disandang jika Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) tidak memperpanjang batas kesempatan RIM untuk merealisasikan komitmennya,” ujar Inayat Iman, Direktur Pengawasan Barang Beredar Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Depdag, Senin (13/7).

Inayat menegaskan, jika hingga batas waktu yang ditentukan belum ada realisasi apa pun dari BlackBerry, maka Depdag akan segera melakukan penarikan atau razia. “Kalau tidak boleh beredar maka akan kita tarik, terutama yang tidak memiliki sertifikat,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga akan kembali menggelar rapat dengan Depkominfo untuk mendapat kepastian, khususnya langkah pembekuan sertifikat impor oleh Ditjen Postel Depkominfo.

Ia menjelaskan, langkah tegas ini harus dilakukan karena pada awalnya RIM telah menandatangani surat pernyataan akan mendirikan service center saat mengajukan sertifikat ke Depkominfo. Namun, kenyataannya sampai saat ini belum terealisasi.

Asal tahu saja, Peraturan Menteri Perdagangan No 19/2009 tentang layanan purnajual memang baru efektif 26 Agustus nanti. Namun, sebelum berlaku efektif, Depdag sudah meminta kepada produsen elektronik untuk menyediakan minimal enam layanan purnajual kepada pelanggannya.

Sementara itu, operator telekomunikasi penyedia BB berniat menghentikan penjualan produk itu, jika memang ada pemblokiran atau pernyataan ilegal dari pemerintah. Respons itu dilontarkan setelah Depdag memberi ultimatum kepada RIM BlackBerry untuk penyediaan layanan purnajual, dengan memberi tenggat waktu hingga 15 Juli.

Management Service Manager East Area PT Exelcomindo Pratama Martono mengatakan, pihaknya telah mengetahui kebijakan dari pemerintah yang menginginkan RIM Kanada menyediakan layanan purna jual, plus menyertakan buku manual berbahasa Indonesia. “Kami akan ikuti rules pemerintah terkait hal ini. Bagaimanapun, keputusan ini untuk kebaikan Indonesia sendiri,” ujar Martono, kemarin.

Dia mengutarakan, sebagai penyedia resmi BB, pihaknya juga tidak akan menjual BB hingga ketentuan dari pemerintah dipenuhi. “Ya, kami tak akan menjual BB dulu hingga ada reaksi dari RIM,” ungkapnya.

Meski ada larangan dari pemerintah, pihaknya mengaku tak khawatir kehabisan BB. Tanpa merinci, menurut Martono, Exelcomindo memiliki stok cukup untuk melayani masyarakat yang ingin membeli BB secara resmi. “Dengan jumlah pelanggan BB secara nasional yang mencapai 300.000, maka kami tak khawatir dengan stok kami,” ucapnya.

Terkait servis untuk pengguna smartphone itu, pihaknya menegaskan, Exelcomindo akan tetap melayani masyarakat, termasuk masalah servis. “Kami akan tetap menjaga after sales. Kalau ada yang perlu diperbaiki, untuk sementara dibawa ke Singapura,” ujarnya.

Hal serupa juga diutarakan Corporate Communication PT Telkomsel Surabaya, Anindito RG. Secara tersirat, dia mengutarakan akan mengikuti keputusan pemerintah. Karena itu, jika memang per 15 Juli RIM tak membuat purnajual, pihaknya tak akan menjual BB dulu. “Yang pasti, untuk layanan servis, pihaknya tetap memberikan secara maksimal,” ungkapnya.

Mengenai stok, pihaknya juga mengaku sampai saat ini masih aman. Yang pasti, pengguna BB di Telkomsel selalu meningkat hingga semester I 2009. “Kalau pelanggan hingga saat ini antara 110.000 dan 120.000 pelanggan secara nasional,” ujarnya. (ktn/sda)

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/07/14/10281458/Kurang.Sehari.Status.BlackBerry.Ilegal..Depdag.Siap.Razia.

Senangnya Masuk Sekolah Lagi…

Senangnya Masuk Sekolah Lagi…
Sejak pagi murid-murid di SD. 02 Pagi Lebak Bulus, Jakarta Selatan telah berdatangan. Mereka sengaja datang pagi untuk mendapatkan kursi strategis di kelasnya

Senin, 13 Juli 2009 | 08:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, pagi ini suasana SD Islam Terpadu As-safi’iyah Jatiwaringin Bekasi kembali riuh rendah dengan canda gurau anak-anak sekolah. Maklum, hari ini adalah hari pertama masuk sekolah, setelah para siswa mendapat libur panjang sejak beberapa minggu lalu.

Para orang tua yang menyempatkan diri mengantar anaknya, juga tak ketinggalan ikut menyemarakkan suasana hari pertama masuk sekolah ini. “Senang bisa ketemu temen-temen lagi,” kata Raiswari siswi kelas tiga di SD As-safi’iyah Bekasi ini, Senin (13/7) pagi.

Rani mengaku senang masuk sekolah kembali setelah selama liburan tidak bertemu dengan sahabat-sahabatnya di sekolah. Hal yang sama diungkapkan Rani siswi kelas tiga pindahan dari Surabaya. Meski masih takut-takut Rani mengaku senang bisa bersekolah di tempat yang baru ini. “Mau kenalan sama teman-teman baru. Aku belum punya teman di sini,” katanya malu-malu.

Suasana kegembiraan ini rupanya tak hanya dirasakan oleh para siswa. Para pedagang kantin di SD As-safi’iyah ini turut merasakan hal yang sama. “Kalau liburan sekolah kita kan enggak dapat duit. Jadi ya ikut senang karena bisa jualan lagi,: ungkap Siti Azzizah yang berjualan soto ini.

Siti mengaku selama liburan anak sekolah dirinya juga ikut meliburkan diri. “Soal biaya hidup, gantian anak-anak saya yang mbayarin, hehehe“, katanya sambil terkekeh.

Tingkah Anak di Hari Pertama Sekolah
Senin, 13 Juli 2009 | 09:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak tingkah lucu anak di hari pertama masuk sekolah dasar. Ada yang semangat dengan seragam, tas, dan sepatu barunya. Namun ada yang malu-malu, takut, bahkan menolak masuk kelas.

Paulus Angga Laksono (6), siswa kelas IA SD Santo Markus II, Jakarta Timur, misalnya, menangis keras ketika sudah berdiri tepat di depan kelasnya. Angga menolak masuk ke dalam ruang kelas meskipun 22 siswa lain sudah memulai perkenalan di hari pertama sekolah.

Di luar kelas, Yasinta (35), ibu Angga, harus membujuk anak semata wayangnya selama beberapa menit. Namun, hal itu tidak membuat Angga bergerak. Ia terus meronta-ronta hingga akhirnya harus dipaksa masuk ke ruang kelas dengan digendong.

Meski sudah berhasil membawa masuk anaknya, pekerjaan Yasinta belum selesai. Di dalam kelas, Angga menolak untuk duduk di bangku kecil yang sudah disediakan dan lebih memilih berdiri di samping bangku. “Enggak mau, enggak mau…,” ucap Angga sambil mendekap erat ibunda agar tidak meninggalkanya.

Akhirnya, Yasinta terpaksa menemani buah hatinya selama berada di dalam kelas, sedangkan suaminya, Yanis (38), yang ikut mengantarkan, hanya bisa geleng-geleng kepala sambil sesekali mengintip dari balik jendela.

“Dia bangun pukul 05.00, terus berangkatnya tadi semangat banget. Tapi enggak tahu kenapa, pas lihat ruang kelas, langsung nangis,” ucap Yanis kepada Kompas.com, Senin.

Di hari pertama sekolah, kata Yanis, ia dan istrinya harus izin bekerja setengah hari untuk dapat menemani Angga. “Kita entar masuk kerja siang. Besok ibunya enggak bisa izin lagi, jadi saya sendiri yang anter Angga. Bingung besok gimana bujuknya kalau dia enggak mau masuk kelas lagi,” ungkapnya diiringi tawa.

Ibu Nety guru kelas I mengatakan, pemandangan tersebut biasa dilihatnya setiap tahun pada hari pertama sekolah. “Masih malu-malu. Hari pertama dan kedua masih diperbolehkan ditemani orangtua. Tapi hari ketiga sudah tidak boleh,” ujarnya.

Selama tiga hari di hari pertama sekolah, kata Nety, aktivitas siswa kelas I di sekolah hanya dari pukul 07.30 sampai pukul 08.00. “Hari keempat mulai normal sampai pukul 09.30. Sekarang mereka cuma perkenalan tentang sekolah dan sedikit belajar nulis buat ngelenturin tangan,” ujarnya.

Pengeluaran besar untuk sekolah swasta

Yanis, orangtua Angga, mengatakan, ia harus merogoh kantong cukup dalam untuk dapat memasukkan Angga ke sekolah tersebut. “Uang pangkal Rp 5,5 juta dan uang bulanan Rp 300.000,” ungkapnya.

Pengeluarannya bukan hanya itu, ia harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk biaya seragam serta buku yang jumlahnya sekitar Rp 500.000. “Kalau SD negeri gratis. Tapi mamanya maunya di sini (Santo Markus). Yah saya sih ikut aja,” ujarnya.

C8-09
Gugup, Deg-degan, Ada Juga yang Penuh Semangat…
Ilustrasi: Bocah kecil ini merasa gugup di hari pertamanya bersekolah di SD 02 Pagi Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (11/7). Sebelum kelas dimulai, Lamtara terus menempel pada ibunya, Dewi Illyas (31).

Senin, 13 Juli 2009 | 10:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – “Bunda, nanti aku diomelin Bu Guru, enggak? Ibu gurunya galak, enggak? Nanti aku duduknya sama siapa?”. Rangkaian pertanyaan itu meluncur dari mulut Lamtara Daif Ikbar (6).

Bocah kecil ini merasa gugup di hari pertamanya bersekolah di SD 02 Pagi Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sebelum kelas dimulai, Lamtara terus menempel pada ibunya, Dewi Illyas (31).

“Lamtara belum punya teman, dari TK Pertiwi ia hanya berdua,” ujar Dewi, Senin (13/7).

Dewi menuturkan, beberapa hari sebelum sekolah, putra pertamanya itu tak henti bertanya tentang apapun yang akan dipelajari di sekolah barunya. Tak terkecuali, pertanyaan ihwal calon guru-gurunya.

Melihat kegugupan putranya, Dewi terus membekali Lamtara dengan persiapan mental. “Saya bilang, Bu Guru enggak akan marah kalau abang enggak nakal,” terang Dewi.

Hal yang sama juga menghantui Jihan Ramadhani (6). Gadis kecil ini mengaku pukul 05.00 telah bangun dan menyiapkan makanan untuk dibawanya. “Tadi aku juga sarapan, biar bisa nanti belajarnya,” ujarnya polos.

Meski gugup, Jihan tetap bersemangat di hari pertamanya ini. Bayangan akan berkumpul lagi dengan teman-temannya di Taman Kanak-kanak membuatnya tidak akan merasa kesepian.

Perasaan gugup ternyata juga menghampiri orang tua murid lain, seperti yang dialami oleh Rudi Alamsyah (35). Pagi ini, Rudi sengaja mengantar Grafar Naufal Hemam (6) ke sekolah. Rudi tidak ingin melewatkan momen pertama saat putranya bersekolah.

“Agak deg-degan juga, maklum anak pertama. Makanya saya rela, enggak apa-apa nanti sedikit terlambat ke kantornya,” lontar Rudi.

Pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini merasa bangga pada Naufal. Pasalnya untuk bersekolah di SD 02 Pagi Lebak Bulus ini tidak mudah. Dari 275 pendaftar hanya 54 siswa yang diterima, para pendaftar harus mengikuti tes selama dua hari.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, di hari pertama sekolah ini, murid-murid kelas satu belum diberikan pelajaran. Wali kelas memanggil muridnya satu persatu, setelah itu mereka diajak bernyanyi bersama. Pada pukul 09.00 murid kelas I A keluar, kemudian selanjutnya giliran murid kelas I B masuk. Pukul 10.00 seluruh murid kelas I telah meninggalkan kelasnya.
RDI