Ledakan Terjadi di Sekitar Hotel JW Marriot Mega Kuningan

Ledakan Terjadi di Sekitar Hotel JW Marriot Mega Kuningan
Jumat, 17 Juli 2009 | 08:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua hari menjelang kunjungan Manchester United, sebuah ledakan terjadi di sekitar Hotel Marriot Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7). Belum diperoleh informasi detail soal informasi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com – Dua hari menjelang kedatangan Manchister United sebuah ledakan terjadi di Kawasan Mega Kuningan, di dekat Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (17/7).

Karyawan PT Excelcominda Sonny Wuisang yang dihubungi Kompas.com, menuturkan ledakan terjadi dua kali. Ledakan terjadi dua kali. Ledakan pertama terjadi sekitar 07.30. Kemudian disusul ledakan kedua sekitar 3 menit kemudian.

Hotel Ritz Carlton adalah hotel tempat pemain MU menginap. MU dijadwalkan tiba di Jakarta Minggu (19/7) dinihari.

Jumat, 17/07/2009 08:18 WIB
Ledakan Keras di dekat Ritz Carlton Kuningan Diduga Bom

Jakarta – Dua ledakan keras di dekat Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selatan diduga bom. Ledakan itu terjadi dua kali. Ledakan kedua hanya terpaut beberapa menit setelah ledakan pertama. Menurut keterangan salah satu saksi ledakan terjadi pukul 07.55 WIB, Jumat (17 Juli 2009).

Belum diketahui pasti apakah ledakan itu menimbulkan korban. Yang pasti, banyak saksi mata melaporkan, ledakan itu sangat keras. Seperti ledakan bom.

“Saya belum tahu berapa jumlah ledakan dan jumlah korban. Saya baru mau mengecek kesana,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Chrisnanda saat dihubungi detikcom, Jumat (17/7/2009).

Saksi yang melihat kejadian mengatakan mendengar suara dentuman keras di sekitar lokasi.
(nvc/nvc)

JAKARTA, KOMPAS.com — Ledakan terjadi di Hotel Ritz-Carlton yang terletak di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 07.45 WIB. Sejumlah korban dibawa ke Rumah Sakit MMC yang terletak di dekat lokasi ledakan.

“Korban baru saja dibawa kemari,” kata petugas informasi RS MMC, Neti, ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (17/7). Namun, ia tidak bisa menyebutkan secara pasti jumlah dari korban tersebut.

Ia juga tidak memaparkan kondisi dari para korban yang sedang ditangani dalam ruang gawat darurat di rumah sakit tersebut. Ledakan keras terdengar di dua hotel, yang pertama di Hotel JW Marriott, dan yang kedua berada di Hotel Ritz-Carlton.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan kemungkinan berasal dari bagian depan atau bagian bawah (basement) dari hotel tersebut. Para petugas kepolisian juga telah berada di lokasi kejadian. Sementara itu, para warga dan pegawai yang telah dievakuasi berkerumun di sekitar hotel.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


ABI

Jumat, 17 Juli 2009 | 08:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua ledakan dahsyat terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jumat (17/7) pagi menyebabkan setidaknya delapan orang asing terkapar.

Empat di antaranya berada di dalam Restoran Plaza Mutiara JW Marriott. Empat lainnya berada di Ritz-Carlton.

“Ledakan keras banget. Sampai loncat saya. Ada WNA yang kakinya remuk. Yang lain isi perutnya keluar. Yang lainnya saya enggak lihat,” ujar Alexander, yang saat kejadian tengah berlari pagi.

Sementara itu, petugas tim medis belum dapat dikonfirmasi mengenai jumlah korban lokal. Kini, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Wahono beserta timnya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa ambulans disiagakan.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


HIN

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu dari dua ledakan di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat pagi terjadi di coffee shop di lobi Hotel Ritz-Carlton. Ledakan tersebut menyebabkan kaca-kaca coffee shop pecah.

“Dari jendela saya kelihatan asap keluar dari bagian lobi Ritz-Carlton,” ujar Myra Junor, GM Corporate Communication XL, kepada Kompas.com saat dihubungi lewat telepon. Kantor XL di Menara Prima kebetulan berada di seberang Hotel Ritz-Carlton.

Belum diketahui apa sebenarnya yang meledak di sana dan apakah ada korban atau tidak. Myra mengatakan saat ini semua karyawan yang berkantor di sekitar kejadian langsung berhamburan menjauhi lokasi kejadian.

Kejadian tersebut cukup mengejutkan mengingat untuk masuk ke lobi Ritz-Carlton telah dilakukan pengamanan ketat. Biasanya tamu atau kendaraan yang akan ke lobi yang berada di lantai atas harus diperiksa dengan detektor logam dan pemeriksaan manual.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


WAH

Jakarta – 29 Orang korban ledakan bom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott dibawa ke RS MMC, Kuningan, Jakarta Selatan. Ledakan ini menyebabkan kerusakan yang cukup parah di kedua hotel itu.

Pantauan detikcom, Jumat (17/7/2009), nama-nama tersebut ditempel di lobi rumah sakit tersebut. Nama-nama korban tersebut adalah:

1.Andrianto Makhnbu
2.Catur Rindu
3.Cho Ing sang
4.Dadang Hidayat
5.Giovani
6.Hut Bosco Keund
7.Ibusi Asu
8.Jame Makeba
9.Yunita
10.Yurika Kartika
11.Kevin
12.Linda
13.Mariko
14.Melisa
15.William
16.Noke Kiroyan
17.Oki Utomo
18.Peter
19.Regi
20.Renaldi Domanik
21.Scott Mirilles
22.Shweta Shukita
23.Simon Luis
24.Sudargo
25.Yoga
26.Yurika
27.Yurike
28.Yusuf
29.Yusuf P

(nal/iy)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Desk Antiteror Kementrian Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Irjen Pol Ansyaad Mbai, mengatakan, ledakan yang terjadi di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriott, belum dapat dipastikan sebagai aksi terorisme.

“Kita masih harus menunggu hasil penyelidikan polisi, untuk memastikan penyebab ledakan dan motifnya,” katanya, di Jakarta, Jumat (17/7).

Ia mengatakan, pihaknya belum juga melihat kaitan antara ledakan yang terjadi Jumat pagi ini dengan penangkapan sejumlah orang yang diduga kaki tangan pelaku teror Noordin M Top, di Jawa Tengah pekan lalu.

“Saya belum dapat menganalisa sejauh itu, karena ledakan di Mega Kuningan itu kan belum bisa dipastikan sebagai aksi terorisme,” ujar Ansyaad.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus melakukan pemberantasan terhadap aksi-aksi terorisme baik dengan jalan soft power maupun hard power. “Kita tidak akan tolerir apapun bentuknya, yang jelas kita akan terus melawan aksi terorisme,” ujar Ansyaad.

Sekitar pukul 07.00 WIB ledakan besar terjadi di dua hotel bintang lima di kompleks Mega Kuningan yakni Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Akibatnya, banyak korban luka-luka baik warga negara Indonesia dan warga asing yang kini dilarikan ke Rumah Sakit MMC dan Rumah Sakit Jakarta.

Rencananya, Hotel Ritz Carlton menjadi tempat penginapan para pemain kesebelasan Manchester United dan Hotel JW Marriott tempat menginap para pemain Indonesian All Star. Kedua kesebelasan akan melakukan pertandingan persahabatan di Gelora Bung Karno pada 20 Juli 2009.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


BNJ
Sumber : Ant

Bom di Marriott & Ritz Carlton
Saksi Mata: Itu Aksi Bom Bunuh Diri
Rita Uli Hutapea – detikNews

Jakarta – Ledakan bom yang terjadi di Hotel Ritz Carlton kemungkinan merupakan aksi bom bunuh diri. Seorang saksi mata mengaku melihat mayat yang tampaknya seorang pengebom bunuh diri.

Greg Woolstencroft mengungkapkan, dirinya mendengar ledakan pertama di Hotel Marriott dan kemudian disusul ledakan kedua di Ritz Carlton.

“Saya berlari ke Ritz-Carlton dan melihat ada ledakan bom besar di area restoran,” kata pria asing tersebut yang saat itu tengah berada di apartemennya di dekat Hotel Ritz Carlton.

“Di dalam hotel saya menemukan satu jenazah yang tampaknya seperti pengebom bunuh diri. Itu kelihatan seperti seseorang yang telah menjadi pengebom bunuh diri atau seseorang yang sangat, sangat dekat dengan ledakan,” tuturnya seperti dikutip CNN , Jumat (17/7/2009).

Setidaknya empat warga asing tewas dalam insiden pengeboman tersebut.

(ita/ita)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: