Salah Mantra Rujuk Kembali

Bagi pembaca yang saat ini ingin pisah dengan kekasih hati… jangan baca mantra yang salah ya……

abcd00011

Peluang Usaha Pengawalan setelah Gajah Oling Bubarkan Diri

Yao siapa yang mau mengantikan ni…. peluang usaha lo…..mungkin pembaca ada yang tahu hitungan bisnisnya siapa tahu ada yang bisa share disini … heheheehehe…
=========
Hindari Kontroversi Premanisme Pengawalan, Gajah Oling Bubarkan Diri
SURABAYA – Selesai sudah sepuluh tahun perjalanan Gajah Oling dalam menjalankan bisnis jasa pengawalan kendaraan pengangkut. Kemarin (22/11) anak usaha Koperasi Pembekalan Angkutan (Bekang) Kodam V Brawijaya itu resmi membubarkan diri. Alasan utamanya adalah menghindari kontroversi berkepanjangan tentang jasa pengawalan angkutan yang akhir-akhir ini dinilai dekat dengan premanisme.

Keputusan membubarkan diri itu diungkapkan langsung Ketua Gajah Oling Mayor (pur) Kacuk Sukiran. Mantan kepala gudang perminyakan dan peralatan kesatrian Pembekalan Angkutan (Bekang) Kodam V Brawijaya tersebut menyatakan bahwa keputusan bubar itu merupakan hasil koordinasi dengan sejumlah pejabat Kodam V Brawijaya. “Kami tak ingin kontroversi ini berlanjut. Maka, secara resmi kami membubarkan diri,” katanya ketika dikonfirmasi Jawa Pos kemarin.

Apakah keputusan itu terkait dengan rencana polisi untuk menyelidiki bisnis jasa pengawalan angkutan yang biasanya menggunakan stiker sebagai penanda itu? Kacuk langsung membantah. ”Kami hanya ingin tidak ada kontroversi lagi. Soal penyelidikan, itu bukan wewenang kami untuk menjawab. Yang jelas, selama berbisnis, kami tak pernah memaksa atau merugikan siapa pun untuk menjadi anggota kami,” tegas pria yang telah menjadi ketua sejak awal berdirinya Gajah Oling itu.

Kacuk mengatakan, pihaknya sudah memberitahukan pembubaran Gajah Oling tersebut kepada hampir seluruh perusahaan yang menjadi kliennya. “Pagi ini (kemarin pagi, Red) sebagian besar klien sudah kami beri tahu dan kami minta untuk mencopoti sendiri stiker Gajah Oling di kendaraan-kendaraan mereka,” jelasnya. Pencabutan stiker itu dilakukan agar kendaraan perusahaan yang selama ini menjadi klien Gajah Oling tak lagi dicegat polisi di jalan.

Sebenarnya, Kacuk telah mengimbau pencopotan stiker Gajah Oling sejak Jumat (21/11). Ketika itu, tanda-tanda pembubaran Gajah Oling mulai tampak. Dengan pencopotan stiker, otomatis kontrak jasa pengamanan antara Gajah Oling dan kliennya putus.

Kacuk mengaku sedih atas keputusan membubarkan usaha jasa pengawalan yang telah memiliki jaringan nasional itu. “Bagaimana lagi. Situasinya telah berkembang ke arah yang tak menguntungkan kami. Satu-satunya pilihan ya hanya ini (pembubaran diri, Red),” katanya.

Sementara itu, Polwiltabes Surabaya telah melakukan langkah-langkah awal penyelidikan terhadap Gajah Oling. Menurut Kapolwiltabes Surabaya Kombespol Bambang Suparno, pemeriksaan terhadap Mayor (pur) Kacuk Sukiran dilakukan kemarin. “Ini masih tahap awal. Yang bersangkutan hanya kami mintai keterangan soal bisnisnya secara umum,” ujar orang nomor satu di jajaran kepolisian Surabaya tersebut.

Bambang mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pejabat di Kodam V Brawijaya terkait masalah tersebut. “Supaya jelas permasalahan yang ada. Kami pasti bersikap profesional dan proporsional, ” tegas mantan Dirlantas Polda Sumatera Utara itu.

Kacuk menyatakan akan bersikap kooperatif atas penyelidikan yang dilakukan Polwiltabes Surabaya. “Berdasar petunjuk atasan, saya memang akan berkoordinasi dengan Polwiltabes Surabaya. Selain memberitahukan soal pembubaran Gajah Oling, juga mengklarifikasi mengenai cara kerja kami,” tuturnya.

Seperti diberitakan, polisi telah mengembangkan sasaran operasi premanisme ke arah yang lebih luas. Tak hanya kejahatan jalanan, jasa pengawalan angkutan bermodus penempelan stiker juga menjadi bidikan razia.

Jasa pengawalan angkutan seperti Gajah Oling itu memang tumbuh subur seiring banyaknya pungli terhadap truk-truk lintas kota. Jaminan yang ditawarkan adalah bebas pungli untuk setiap kendaraan yang menjadi kliennya. Caranya sederhana. Pengusaha atau pemilik armada angkutan cukup membayar sejumlah tarif tertentu per bulan, kemudian mendapatkan stiker nama organisasi tersebut.

Maka, bila ada hambatan atau pungli di jalan, sopir cukup melapor ke bosnya. Selanjutnya, si bos menghubungi jasa pengawalan tersebut untuk memberitahukan bahwa anak buahnya masih terkena pungli. Nanti anggota organisasi pengawalan itulah yang bertugas menyelesaikan. Salah satu organisasi jasa pengawalan yang cukup besar dan punya nama ya Gajah Oling.

Kamis lalu (20/11) satu tim gabungan yang dipimpin langsung Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Paulus Purwoko melakukan razia di Jalan Gresik. Hasilnya, polisi memberhentikan dua truk dan menyobek stiker jasa pengawalan di kaca depan kendaraan itu. Satu stiker berlabel SKRD (Setia Kawan Rukun Damai), sementara yang lain adalah Gajah Oling. Tak tanggung-tanggung, yang menyobek stiker tersebut Kapolwiltabes Surabaya Kombespol Bambang Suparno.

Ketika itu, Wakabareskrim meminta Polda Jatim dan Polwiltabes Surabaya untuk menindaklanjuti temuan tersebut dan melakukan penyelidikan. Paulus mengatakan bahwa semua pungutan tak resmi di jalan yang mengandung unsur kekhawatiran dan keterpaksaan dari pengguna jasa bisa dijerat pidana.

Polisi Bentuk Tim Pemantau

PEMBUBARAN Gajah Oling (yang mungkin diikuti jasa pengawalan lainnya, Red) justru disambut skeptis oleh para sopir truk. Menurut Herdiono, seorang sopir truk antarkota yang mangkal di Aloha, polisi harus memastikan bahwa pungli di jalan benar-benar diberantas.

”Jangan-jangan setelah bubar, preman-preman kembali merajalela di jalan. Polisi yang cari kesalahan semakin banyak. Akibatnya, uang yang kami keluarkan justru lebih banyak. Malah merugikan,” ujar pria yang telah menjadi sopir selama tujuh tahun itu.

Menurut dia, para sopir sebenarnya tidak keberatan dengan operasi preman agar jalanan benar-benar bebas pungli. ”Tapi, siapa yang bisa menjamin tidak ada lagi pungli? Apakah polisi mau patroli malam-malam dan justru tak cari-cari kesalahan. Siapa yang bisa menjamin?” katanya dengan nada tanya.

Di bagian lain, Kapolwiltabes Surabaya Kombespol Bambang Suparno menjamin akan terus berkomitmen untuk membersihkan pungli di jalanan. ”Para sopir bisa langsung melapor ke kami melalui telepon atau SMS ke sejumlah nomor yang telah kami sosialisasikan, ” jelas perwira dengan tiga mawar di pundak itu.

Bambang juga mengaku telah membentuk tim yang khusus patroli dan memantau jalur luar kota, yakni jalur Surabaya-Gresik dan Surabaya-Sidoarjo. ”Yang rawan pungli memang jalur luar kota. Dalam kota relatif bersih karena pantauannya lebih gampang serta truk dan kendaraan berat tak bisa masuk dalam kota,” ujarnya.

Bambang mengatakan, tim tersebut akan terus berkeliling dan memantau tempat-tempat yang selama ini rawan pungli. ”Kalau menemukan adanya praktik pungli, tim itu akan langsung menindaknya, ” imbuhnya.

Untuk itu, Bambang mengatakan akan memberikan tanda khusus terhadap keberadaan tim tersebut agar para sopir bisa langsung lapor bila terjadi sesuatu. Konsepnya semacam kantor polisi berjalan. ”Dengan adanya sosialisasi nomor telepon dan tim ini, kami harap para sopir tak perlu resah lagi dengan pungli bila masuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik,” tegasnya. (ano/fat)


Analisa: AS jadi menerbitkan surat utang, penguatan dolar akan terus terjadi dan membahayakan semua mata uang dunia, termasuk rupiah.

Jakarta – Rupiah masih akan mengalami tekanan tinggi terutama dari faktor eksternal. Fluktuasi mata uang lokal ini terus berlanjut karena ketatnya likuiditas dolar di dunia yang semakin membahayakan nilai tukar rupiah.

Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Senin (24/11/2008) rupiah ada di posisi 12.650 per dolar AS dan diperdagangkan di kisaran 12.500-12.800 per dolar AS. Posisi rupiah pagi ini melemah jika dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu (21/11/2008) di level 12.000/US$.

Farial Anwar ketika dihubungi detikFinance, Minggu (23/11/2008) mengatakan tekanan terhadap rupiah belum hilang  apalagi jika pemerintah AS jadi menerbitkan surat utang, penguatan dolar akan terus terjadi dan membahayakan semua mata uang dunia, termasuk rupiah.

Sepanjang awal tahun hingga 21 November 2008, rupiah bersama mata uang regional lainnya telah mengalami pelemahan yang signifikan.  Rupiah melemah 22,4%,  rupee India melemah 21,3%, won Korea melemah 38%, peso Filipina melemah17,2% dan baht Thailand melemah 16%.

Farial mengatakan rencana AS menerbitkan surat utang senilai US$ 500 miliar disebabkan pemerintah AS tidak memiliki dana untuk merealisasikan bailout US$ 720-750 miliar. “AS akan defisit besar jika tidak menerbitkan surat utang. Nilai surat utang yang akan diterbitkan belum pasti, tapi yang jelas akan berpengaruh besar pada seluruh mata uang dunia,” jelas Farial.

Penerbitan surat utang miliaran dolar diperkirakan bakal menyerap dolar dari seluruh dunia ke AS. Menurut Farial, dalam kondisi seperti sekarang ini, penyerapan dolar akan menyebabkan dolar semakin langka di pasaran.

“Ini akan mendorong penguatan drastis mata uang dolar terhadap seluruh mata uang dunia, terutama negara-negara yang ikut membeli surat utang AS. Rupiah bakal anjlok tajam. Saya belum bisa perkirakan angkanya, yang jelas anjlok cukup tajam,” jelas Farial.(ir/ir)

Krismon di Indonesia: Setelah Bank Century… Bank apa lagi…?

Nasabah Sayangkan Kondisi Bank Century Ditutup-tutupi
Indro Bagus SU – detikFinance


(Foto: Indro-detikFinance)

Jakarta – Nasabah PT Bank Century Tbk menyayangkan sikap manajemen dan otoritas moneter yang terkesan menutup-nutupi kondisi bank swasta tersebut yang sedang kesulitan likuiditas.

“Kenapa selalu beritanya baik-baik? Padahal bank ini sedang krisis. Kami nasabah kesulitan menarik dana. Jadi dalam seminggu ini ada apa?” tanya Silvia (40 tahun) nasabah Bank Century cabang Greenville, Jakarta Barat dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jumat (21/11/2008).

Silvia mengaku memiliki dana berupa deposan sejumlah Rp 700-800 juta di Bank Century. Dana itu sebagian kecil sudah dicairkan sekitar Rp 100 juta ditambah bunga menjadi Rp 111 juta. Sedangkan depositonya yang jatuh tempo tanggal 28 November masih ada sekitar US$ 50 ribu.

Kebanyakan nasabah memang sudah merasakan ada ketidakberesan di Bank Century sejak bank itu mengalami gagal kliring pada 13 November 2008. Alasan manajemen tidak bisa ikut kliring karena telat setoran dinilai cuma mengada-ada.

“Karena sebenarnya mereka sudah tidak punya kas lagi,” katanya.

Bukti bank tersebut tidak memiliki dana kas, kata Silvia terlihat dari kebijakan bank itu yang hanya bisa menarik dana maksimal Rp 5 juta selama periode 13-20 November 2008. Malah kadang-kadang hanya bisa menarik Rp 2 juta tergantung kas yang tersedia.

Selain itu, nasabah yang ingin mencairkan deposito disuruh masuk ke tabungan. Jadi mau tidak mau banyak nasabah yang pindah ke tabungan karena bisa diambil tanpa harus menunggu jatuh tempo. “Itu kan bukti dia tidak punya kas,” ulang Silvia.

Silvia mengaku sudah mencium beberapa kejanggalan sejak bank itu gagal kliring minggu lalu sehingga dia berinisiatif sendiri menelpon manajemen dan Lembaga Penjaminan Simpanan.

“Akhirnya mereka mencairkan deposito saya nilainya sekitar pokok Rp 100 juta plus bunga Rp 111 juta,” katanya.

Menurut Silvia dirinya sempat menghubungi LPS menanyakan kenapa lembaga ini tidak mengambilalih Bank Century. “Tapi LPS menjawab kalau belum dilikuidasi, LPS belum bisa masuk. Makanya saya kaget tadi pagi LPS masuk padahal belum dilikuidasi,” jelasnya.

Dengan masuknya LPS Silvia mengaku justru lebih tenang karena berarti dana nasabah aman. Silvia mengaku sebenarnya dirinya sangat puas menjadi nasabah Bank Century sebelum mengalami gagal kliring.

“Sebenarnya saya suka dengan Bank Century karena simpanan dalam bentuk dolar lebih mudah ditransaksikan dan Bank Century penukar uang dalam jumlah besar. Tapi sekarang malah begini,” pungkasnya.(ir/qom)

Kondisi Perbankan Diharap Segera Pulih Setelah Kasus Bank Century
Angga Aliya ZRF – detikFinance


Foto: Indro Bagus/detikFinance

Bandung – Pengambilalihan Bank Century oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membuat kaget banyak orang. Namun kondisi diharapkan sudah normal kembali pada Senin, 24 November.

Demikian disampaikan Direktur Risk Managenet Bank Mandiri Sentot Sentausa disela-sela acara pelatihan wartawan di Hotel Mason Pine, Bandung, Jumat (21/11/2008).

“Mudah-mudahan tidak ada pengaruhnya. Hari ini pasti banyak orang yang syok, tapi besok kan libur sampai Minggu, nah, Senin mudah-mudahan bisa kembal normal dan orang-orang tidak terlalu panik,” jelas Sentont.

Ia mengungkapkan, kondisi perbankan nasional sendiri saat ini masuk cukup solid dengan porsi kredit bermasalah atau NPL yang masih rendah. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) terus meningkat dengan CAR mencapai 14% atau jauh di atas target 8%.

“Jadi masih ada shock breaker yang kuat untuk menahan. Untuk sekarang, kondisi perbankan masih kuat, tapi untuk kedepannya kita belum tahu juga,” katanya.

BI juga telah menunjuk Maryono, Grup Head Jakarta Network Bank Mandiri sebagai Dirut baru Bank Mandiri. Sentot yakin penunjukan Dirut baru yang merupakan figur dari bank besar itu bisa membantu pemulihan Bank Century.

“Kalau ada pak Maryono, berarti ada figur Bank Mandiri di bank tersebut sehingga ada affordable-nya. Jadi diharapkan bisa membalik kepercayaan jika ada figur bank besar, tapi bukan berarti dari Mandiri saja tetapi bisa juga dari bank-bank besar lainnya yang memiliki likuiditas bagus. Maryono itu orang lapangan benar dan sudah teruji,” ungkapnya.

Ia berharap masalah ini memang harus diisolasi, jangan sampai jadi isu nasional supaya tidak merembet ke bank lain.

Pengambilalihan Bank Century Kasus Pertama Setelah Krisis
Alih Istik Wahyuni – detikFinance


Foto: Wahyu Daniel/detikFinance

Jakarta – Bank Indonesia mengumumkan pengambilalihan Bank Century oleh pemerintah melalui LPS. Inilah kasus pertama pengambilalihan bank yang terjadi setelah krisis moneter 11 tahun silam.

“Ya, sepertinya yang pertama. Meski belum jelas strukturnya gimana, apakah akan disuntik dana segar atau bagaimana,” kata Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ikhsan ketika dihubungi detikFinance, Jumat (21/1/2008).

Menurut Fauzi, setidaknya ada tiga hal yang biasanya terjadi sampai akhirnya suatu bank diambil alih pemerintah. Pertama adalah deposan besar bank tersebut keluar dan mengambil semua simpanannya di bank tersebut.

“Bisa saja karena deposannya keluar. Terutama deposan di atas Rp 2 miliar. Kalau mereka keluar ramai-ramai tentu jadi bermasalah likuiditasnya,” katanya.

Ketika bank sudah mengalami kesulitas likuiditas seperti ini, biasanya mencari bantuan ke bank sentral seperti Bank Indonesia. Nah, penyebab kedua adalah kemungkinan bank tersebut tidak memiliki surat utang yang bisa direpokan ketika hendak meminjam dana ke bank sentral.

“Karena kalau mau pinjam dana ke BI kan harus punya surat utang untuk direpokan,” katanya.

Setelah tenggelam dalam kesulitan likuiditas namun tidak bisa mendapat pinjaman dana dari BI, maka cara ketiganya adalah mencari investor yang mau menyuntikkan dana segar.

“Tapi hari gini, mau cari investor dimana? Semua juga sedang sulit,” katanya.

Kasus Bank Century Berisiko Sistemik
Alih Istik Wahyuni – detikFinance


(Foto: Wahyu-detikFinance)

Jakarta – Kasus telat setoran kliring Bank Century minggu lalu memang bukan kasus biasa. Kini setelah Bank Century diambilalih pemerintah melalui LPS, Bank Indonesia dan pelaku perbankan pun membuka kemungkinan bahwa kasus ini akan berdampak sistemik.

Kemungkinan dampak sistemik diutarakan Kepala Ekonom BNI Tony Prasentiantono. Baginya, kasus Bank Century ini akan berisiko sistemik sehingga menyebabkan efek domino ke bank-bank lainnya.

“Ini berisiko sistemik. Bisa saja terjadi efek domino ke bank-bank lain yang lebih besar,” katanya ketika dihubungi detikFinance, Jumat (21/11/2008).

Sementara dalam bahan penjelasan Bank Century seperti dikutip dari situs Bank Indonesia, dikatakan bahwa untuk menangani kasus yang dinilai akan berdampak sistemik ini, pemerintah memutuskan untuk menyuntikkan modal sementara sekaligus pergantian manajemen Bank Century.

“Mengingat permasalahan yang dihadapi bank tersebut dinilai memiki dampak sistemik, pemerintah melalui KSSK (Komite Stabilisasi Sektor Keuangan) memutuskan agar LPS melakukan PMS (Penyertaan Modal Sementara) yang disertai dengan penggantian manajemen bank. Melalui upaya tersebut, kondisi bank diharapkan akan segera membaik,” demikian penjelasan BI.

Tony menegaskan anggapan kalau risiko sistemik hanya bisa dipicu oleh bank-bank besar sebenarnya sudah tidak berlaku lagi. Pada kondisi seperti ini, bank kecil sekalipun bisa memicu risiko sistemik jika mengalami default.

“Sejauh ini, tampaknya ada anggapan bahwa risiko sistemik hanya terjadi jika yang default adalah bank besar. Saya pikir persepsi ini keliru. Bank kecil jika default juga bisa memicu kejatuhan bank lain,” katanya.

Menurut Tony, kejadian seperti ini dipicu karena pemerintah hingga sekarang melakukan blanket guarantee. Karena itu, ia mendorong pemerintah segera melakukan blanket guarantee sebelum jatuh korban lagi.

Selain tiu, ia juga mengusulkan agar pemerintah meminjam dana dari IMF dan Bank Dunia masing-masing US$ 5 miliar agar cadangan devisa yang saat ini sekitar US$ 50 miliar menjadi kembali US$ 60 miliar.

“Ini yang akan membantu confidence, sehingga rupiah tidak terperosok lebih lemah. Ini harus cepat, dan kita tidak punya waktu lagi untuk “mengkaji”. Time is now running out. No privilege anymore to think and “mengkaji dulu kebijakan tersebut”, supaya market tidak makin nervous,” tegasnya.

(lih/qom)

Kebesaran Tuhan….

Anak Kucing Berwajah Dua Lahir di Australia
Rita Uli Hutapea – detikNews


News.com.au

Perth – Seekor kucing berwajah dua telah lahir di Perth, Australia. Kucing tersebut mengeong dari kedua mulutnya dalam waktu bersamaan.

Hewan tersebut lahir melalui operasi yang dilakukan dokter hewan karena induknya mengalami komplikasi saat melahirkan.

Kucing langka tersebut belum diberi nama. Namun pemiliknya berniat menamainya Quasi Modo. Kondisi binatang tersebut terlihat sehat.

Dokter hewan George Huber dan perawat Louisa Burgess berperan dalam kelahiran kucing tersebut. Dituturkan Burgess, selama 12 tahun karirnya, dia belum pernah melihat seekor kucing berwajah dua.

“Saya sudah pernah melihat kucing dengan dua ekor dan kaki ekstra, tapi bukan ini,” tutur wanita tersebut seperti dilansir harian Australia, New.com.au, Kamis (20/11/2008).

“Perutnya utuh dan bertahan semalam jadi ini pertanda baik. Dia kelihatan senang, dia mengeong dan mendengkur,” pungkasnya.

Anak kucing tersebut hanya menggunakan satu mulutnya untuk makan. Namun suara meongnya keluar dari dua mulut dalam waktu bersamaan.

Tahun ini telah ada beberapa laporan mengenai kucing berwajah dua di Amerika Serikat. Pada Agustus lalu, seekor anak kucing dengan empat mata, dua hidung dan satu mulut diberitakan lahir di Ohio. Namun hewan itu mati setelah lima hari kemudian.

Kucing berwajah dua lainnya lahir di Texas pada Februari lalu.

ABG Mampu Hidup 118 Hari Tanpa Jantung!
Rita Uli Hutapea – detikNews


Reuters

Miami – Seorang remaja Amerika Serikat bertahan hidup hampir 4 bulan tanpa memiliki jantung. Remaja putri berusia 14 tahun itu mampu bertahan dengan hanya menggunakan alat pemompa darah buatan yang dipasang di dalam tubuhnya.

Pompa darah buatan tersebut digunakan oleh ABG bernama D’Zhana Simmons asal South Carolina itu sembari menunggu terlaksananya transplantasi jantung.

Diungkapkan Simmons, hidup begitu lama dengan menggunakan mesin yang memompa darahnya merupakan pengalaman mengerikan.

“Kita tak pernah tahu kapan itu akan mengalami gangguan,” tutur ABG tersebut dalam konferensi pers di University of Miami/Jackson Memorial Medical Center di Miami, AS seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (20/11/2008).

“Rasanya seperti saya ini orang palsu, seperti saya ini tidak ada,” kata Simmons tentang hidup tanpa jantung.

Para dokter AS mengatakan, ini pertama kali seorang remaja selamat tanpa jantung untuk waktu yang cukup lama. Sebelumnya di Jerman pernah ada kasus serupa namun terjadi pada orang dewasa yang mampu bertahan 9 bulan tanpa jantung.

Simmons menderita pembesaran cardiomyopathy, kondisi di mana jantung pasien menjadi lemah dan membesar dan tidak mampu memompa darah dengan semestinya.

ABG itu menjalani transplantasi jantung pada 2 Juli lalu di Rumah Sakit Anak Holtz di Miami. Namun jantung baru tersebut gagal berfungsi semestinya sehingga dengan cepat diangkat kembali.

Sembari menunggu tranplantasi kedua, tim dokter memasang dua pompa jantung di tubuh Simmons agar aliran darahnya tetap mengalir. Hal itu berlangsung selama hampir 4 bulan atau tepatnya 118 hari. Hingga kemudian dokter memasang jantung baru pada 29 Oktober lalu.

“Dia pada dasarnya hidup selama 118 hari tanpa jantung, dengan sirkulasi darahnya cuma ditunjang oleh dua pompa darah itu,” kata Dr. Marco Ricci, direktur bedah jantung anak di rumah sakit tersebut.

Selama waktu itu, Simmons bisa bergerak namun harus terus berada di rumah sakit. Kini, setelah transplantasi jantung itu, Simmons senang karena dia bisa hidup tanpa mesin pemompa darah.

Menurut para dokter, kondisinya saat ini baik. Namun dokter mengingatkan, kemungkinan besar pasien transplantasi jantung akan membutuhkan jantung baru pada 12 atau 13 tahun setelah transplantasi pertama.(ita/iy)
(ita/iy)

USB Flash Disk dengan Dua Colokan


JAKARTA,(KomPas) KAMIS Kamis, 20 November 2008 | 10:44 WIB– USB flash disk sudah bukan lagi sesuatu yang istimewa. Nyaris semua orang memilikinya. Bentuknya pun tidak lagi monoton, tetapi bisa unik dan lucu. Inovasi di flash disk selama ini memang umumnya cuma melibatkan estetika, bukan sisi teknologi.

Karena itu, apa yang dilakukan Kanguru terlihat istimewa. USB flash disk-nya tidak cuma memamerkan kepala USB 2.0 yang biasa ada. Lihatlah ujung lainnya. Di sana tampil colokan eSATA. Tentu tahu bukan kalau koneksi dengan eSATA jauh lebih cepat dibandingkan USB?

Nah, flash disk yang badannya terbuat dari alumunium ini bukan cuma punya dua ujung yang berbeda. Dalam kemasannya juga sudah disertakan power bracket dan seutas kabel daya eSATA untuk memudahkan koneksinya ke komputer.

Kanguru menjual flash disk dengan kapasitas 16GB tersebut seharga US$ 85, dan yang berkapasitas 32GB dibandrol US$ 120. Bulan Januari mendatang, perusahaan yang bermarkas di Massachusetts, AS itu berencana meluncurkan versi 64GB.

Krismon di Indonesia : Krakatau Steel Akan Rumahkan Karyawan

Krakatau Steel Akan Rumahkan Karyawan

Jakarta, (ANTARA News) – Menteri BUMN Sofyan Djalil membenarkan bahwa PT Krakatau Steel sedang menurunkan produksi yang berakibat sekitar 2.500 orang karyawan akan dirumahkan sementara.

“Mungkin, merumahkan karyawan merupakan tindakan yang disengaja, karena satu di antara dua pabrik saat ini sedang dalam perawatan,” kata Sofyan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu.

Menurut Sofyan, alasan perseroan mengurangi produksi terkait dengan merosotnya harga baja di pasar internasional dan turunnya permintan di saat jumlah persediaan baja perseroan masih sangat besar.

“Dengan menurunkan produksi stok yang ada diharapkan bisa dijual, sambil juga memperbaiki pabrik,” katanya.

Sebelumnya Dirut PT Krakatau Steel Fazwar Bujang dalam suatu kesempatan sempat menginformasikan akan merumahkan sekitar 2.500 karyawan selama proses perawatan pabrik.

Namun kemudian dibantah, dengan alasan bukan merumahkan tetapi menurunkan kapasitas pekerjaan sejumlah karyawan.

Sofyan menjelaskan, langkah yang diambil manajemen tidak menjadi masalah asalkan sebelumnya telah diperhitungkan dengan tepat.

Masalah serupa (menurunkan kapasitas) sesungguhnya bukan saja dialami Krakatau Steel, tetapi juga seluruh perusahaan baja termasuk perusahaan yang baru beroperasi sekalipun, mengalami nasib yang sama.

Ia tidak merinci sampai kapan perusahaan menjalankan program menurunkan kapasitas kerja karyawan itu akan berlangsung.

“Tergantung bagaimana persediaan baja yang dimiliki. Yang pasti gaji karyawan tetap penuh, namun tidak ada bonus, dan tunjangan lain-lain,” ujarnya.

Dalam situasi seperti sekarang yang penting bagi pemerintah diutarakan Sofyan, bagaimana pemerintah membuat kebijakan supaya baja illegal tidak masuk ke dalam negeri.

“Menurunkan kapasitas sifatnya hanya cyclical saja, di tengah upaya pemerintah mengantisipasi berbagai praktik yang merugikan perusahaan nasional seperti adanya penyelundupan baja, maupun dumping,” katanya.

Terkait rencana penjualan saham perdana (IPO) Krakatau Steel yang diprediksi baru bisa direalisasikan pada tahun 2009 akibat pasar saham yang sedang ambruk, Sofyan menegaskan fokus saat ini adalah mengambil tindakan untuk penyelamatan perusahaan di tengah krisis keuangan global yang berimbas pada penurunan permintaan baja di pasar.

“Kita bicara selamat dulu lah, baru kemudian bicara IPO,” katanya.(*)

=====

Jakarta Kyoei Hentikan Produksi Baja
Indro Bagus SU – detikFinance


(Foto: Irna-detikFinance)

Jakarta – Perusahaan baja, PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW) menghentikan kegiatan produksi bajanya sejak Oktober 2008 karena anjloknya permintaan di pasar.

“Turunnya permintaan barang di pasar domestik serta turunnya harga sekitar 40% sejak bulan Agustus 2008. Untuk menyesuaikan dengan turunnya harga baja impor menjadi penyebab utama berhentinya kegiatan produksi,” kata Dirut JKSW M Djauhari dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/11/2008).

Djauhari menjelaskan, bahwa kelompok industri baja lonjoran di Indonesia yang berjumlah 70 perusahaan, dimana JKSW menjadi salah satu anggotanya, dalam kurun 2 bulan terakhir mengalami penurunan produksi yang signifikan. Bahkan sebagian besar kelompok industri baja lonjoran telah menghentikan kegiatan produksinya.

Dengan berhentinya produksi, turunnya permintaan serta melemahnya harga baja, perseroan memperkirakan penjualan tahun 2008 hanya akan mencapai Rp 179 miliar, atau hanya naik 36% dari penjualan tahun 2007.

Perseroan juga menegaskan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) meski kegiatan produksi berhenti sementara. Perseroan hanya merumahkan sementara sebagian karyawan di bagian produksi dan hanya melakukan kegiatan maintenance saja.

Harga saham JKSW pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (18/11/2008) ada di level Rp 81 per saham.
(ir/ir)