Mengusir Bau Tak Sedap Dalam Kabin Mobil

Mengusir Bau Tak Sedap Dalam Kabin Mobil

Selasa, 10/11/2009 | 11:43 WIB

KOMPAS.com — Sangat menjengkelkan ketika kita masuk ke dalam mobil dan langsung mencium bau tidak sedap (apek). Bukan saja mual, tapi kondisi itu bisa bikin kepala pusing saat perjalanan ke atau pulang kantor.

Penyebabnya, ada berbagai macam benda dimasukkan ke bagasi atau kabin. Suasananya pun mirip “kapal pecah”, apalagi jika kendaraannya jenis MPV atau SUV. Sekalipun sudah ditaruh di bagasi, aroma itu tetap bisa merebak ke kabin.

Untuk keadaan darurat, cara mengusirnya cukup dengan menurunkan sedikit kaca pintu. Namun, cara seperti ini membuat suhu pendingin di ruang kabin tidak maksimal. Efek lain, debu masuk.

Nih, ada cara sederhana untuk mengatasinya, seperti di bawah ini.

Plastik, kopi, dan daun pandan
Benda-benda berbau menyengat yang berada di dalam mobil bisa disimpan di dalam tempat penyimpan kedap udara seperti Tupperware. Namun, jumlah dan ukurannya pun harus disesuaikan karena tentu sangat menyita ruang bagasi atau kabin.

Paling praktis, masukan benda-benda berbau itu ke dalam plastik pembungkus (bukan plastik kresek) yang bisa dibeli di supermarket atau pasar tradisional. Untuk durian, gunakan minimal tiga lapis plastik, lalu ujungnya diikat dengan karet gelang atau klip plastik.

Cara paling ampuh lainnya, gunakan bubuk kopi yang memiliki kemampuan menetralkan bau menyengat. Sediakan wadah kecil, taburkan kopi. Jangan lupa, di bagian bawah wadah diberi selotip bolak-balik dan tempelkan di bawah jok depan agar bekerja maksimal.

Cara lain, bisa juga dengan menggunakan daun pandan. Ingat, jangan sekali-sekali mengusir bau apek dengan pewangi kabin. Tindakan ini justru akan menambah suasana kabin tidak karuan.

Bersihkan nodanya
Bila ada benda yang jatuh ke kabin, entah itu bahan masakan, makanan siap saji, atau belanjaan pasar, segera bersihkan. Jika didiamkan berlama-lama, maka itu akan melekat dan sulit dibersihkan.

Cara mudah, semprotkan noda dengan cairan interior cleaner. Jika tak punya, maka kita juga bisa memanfaatkan cairan pembersih noda rumah tangga. Lalu, seka kotoran dengan sikat halus dan angkat menggunakan kain lap yang sudah sedikit dibasahkan.

Untuk memastikan permukaan kering, seka ulang dengan kain microfiber. Jika masih bau juga, maka taburkan bubuk kopi di tempat yang mengeluarkan bau tak sedap itu. (Susanto Ari P)

Iklan

Ternyata, Motor Sport Baru Yamaha Bernama Viper

Ternyata, Motor Sport Baru Yamaha Bernama Viper
Kamis, 12/11/2009 | 15:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketika Kompas.com menampilkan gambar motor baru Yamaha jenis sport yang bakal diperkenalkan pada tahun depan, banyak surat pembaca masuk menanyakan nama motor tersebut. Dari hasil penelusuran kami, ternyata motor berkapasitas mesin 149,8 cc itu akan diberi nama Yamaha Viper.

Dari data Departemen Perindustrian (Depperin), Tanda Pendaftaran Tipe Kendaraan Bermotor (TPT) bernomor 77/IATT/TPT/1/2007 menunjukkan bahwa produk baru merek motor berlambang garpu tala itu dilabeli kode FZ150 dengan nama Viper. Bahkan, masih dari data Depperin, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah mengantongi izin untuk memproduksi sebanyak 25.700 unit.

Saat dikonfirmasi, Dyonisius Beti selaku Vice President PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) enggan bercerita lebih lanjut mengenai produk baru tersebut. “Maaf mengenai model baru, sebelum launching resmi, saya tak boleh komentar. Dengan regulasi Yamaha, apalagi sebagai pemimpin perusahaan, saya harus menaati role. Takutnya dianggap menyebarkan berita yang belum terjadi dan memengaruhi penjualan kompetitior. Ini juga bisa membuat dealer dan konsumen confuse (bingung),” ujar Dyon dalam pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (12/11), yang saat ini berada di Jepang.

Viper akan hadir ke pasar motor nasional tahun depan dengan mengusung model streetfighter. Salah satu indikasinya tampak pada tangki yang besar dan lampu utama futuristik dengan desain kotak. Begitu juga knalpot dan telapak ban. Kedua bagian itu dirancang lebih besar.

Mesin yang diusungnya sama dengan yang diaplikasikan ke produk pendahulu, V-ixion. Perbedaannya, Viper tak mengusung teknologi fuel injection, tetapi masih mengusung karburator konvensional. Kapan peluncurannya? Pihak YMKI kembali bergeming.
AGK