persiapan mudik 2010

Mudik tinggal hitungan hari. Mengingat akan menempuh perjalanan jauh, maka sebelum melakukan mudik dengan kendaraan pribadi, persiapan harus matang betul. Jangan sampai menyesal acara mudik bubar gara-gara kita teledor.

Nah, apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum mudik?

  • Peta Perjalanan

Kelihatannya sepele, tetapi kalau dalam perjalanan terjadi kemacetan luar biasa dan terpaksa harus mencari jalan alternatif, maka paling tidak akan membantu kita untuk tidak nyasar terlalu jauh dari arah tujuan.

  • Biaya Perjalanan

Selain memperhitungkan biaya selama perjalanan, kebutuhan uang tunai selama di perjalanan juga cukup penting untuk diantisipasi. Tidak semua di daerah yang kita lalui ada ATM sehingga dana tunai sebaiknya disediakan secukup-cukupnya sebelum keberangkatan.

  • Parts Cadangan:

Kadang-kadang memang agak dilematis tentang apa saja yang perlu dibawa untuk perjalanan panjang.  Tapi sebaiknya hal-hal berikut ini diusahakan untuk bisa dibawa apabila tempat memungkinkan:

  1. Minimal 1 liter oli mesin
  2. Minimal 1 liter coolant radiator
  3. Isolasi untuk membungkus sambungan kabel dan isolasi putih (yang untuk sambungan pipa ledeng)
  4. Kabel listrik 2 – 3 m
  5. Sekring / fuse 12 Volt (berbagai ampere)
  6. Sekaleng WD-40 (untuk melancarkan kalau membuka baut)
  7. Saringan bensin
  8. Sarung tangan
  9. Kabel jumper accu (kalau masih muat)

Catatan:  Untuk menghemat ruangan kabin, beberapa item di atas (kecuali WD40, tissue) bisa disimpan di ruang mesin sebelah samping, asal dibungkus dan diikat dengan benar.

  • Tools:
  1. Kunci ring/pas dan tools lainnya standard kelengkapan Taruna
  2. Dongkrak yang berfungsi dengan baik + engkol
  3. Tyre pressure gauge dan electric air pump atau yang manual
  4. Senter kecil dengan cadangan baterai.
  5. Ban cadangan pastikan layak pakai (tidak kempes dan masih aman digunakan)
  • Persiapan Sebelum Hari Keberangkatan
  1. Paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan, telah melakukan service besar (ganti oli mesin + filter, oli transmisi, oli gardan, busi, saringan udara, cek aki, cek rem dan minyak rem dll).  Kalau service besar dilakukan di bengkel resmi/nonresmi, pastikan kalau jadwal service sudah dikonfirmasikan dan service besar dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan.
  2. Sebaiknya ban di-balance ulang + alignment (spooring).  Ini akan menghemat ban dan bbm plus menambah faktor keamanan dalam berkendaraan.
  3. Pastikan seluruh lampu-lampu menyala sempurna termasuk saklar-saklarnya berfungsi dengan baik.
  4. Kalau AC sudah terasa kurang dingin, sebaiknya sekalian service AC
  5. Kalau temperatur mesin sering 1/2 atau lebih dan sudah lama tidak pernah service radiator, sebaiknya radiator di overhaul (biayanya tidak mahal, sekitar Rp 75 ribu dan pengerjaannya kurang lebih 1 jam).
  6. Periksa karet wiper, kalau sudah “mati” atau retak-retak sebaiknya diganti (bisa pakai yang refill)
  7. Pastikan semprotan air wiper pas ketengah kaca masing-masing dan tambahkan sedikit “shampo non-fat” di air wiper untuk mempermudah melarutkan “lemak” serangga yang terhempas di kaca depan (wind shield).
  8. Setel ulang pintu-pintu yang mulai brisik/bergetar. Ganti karet-karet yang sudah “mati” apabila diperlukan.  Perjalanan panjang akan “memperparah” getaran di pintu-pintu dan juga membuat berkendaraan tidak nyaman.
  9. Siapkan tali-tali yang fleksibel untuk “mengikat” barang-barang dibagasi apabila diperlukan.

Untuk antisipasi persiapan di atas, sangat dianjurkan untuk tidak melakukan service besar sehari sebelum keberangkatan, karena ada saja hal-hal yang tidak sempurna pengerjaannya atau perlu untuk di check ulang.

  • Tambahan:
  1. Melengkapi dengan “bantal leher” (biasanya yang ditiup) sangat menolong apabila penumpang ingin tidur dalam perjalanan.
  2. Jangan lupa perlengkapan P3K plus obat-obat umum semisal antimabok, antiflu, obat sakit kepala (analgesik), obat batuk,  serta obat mencret (termasuk vitamin C bedosis tinggi).
  3. Usahakan melengkapi kendaraan dengan charger ponsel yang 12 volt (pastikan socket pemantik api berfungsi).
  4. Beberapa lembar kain lap untuk alas kaki (berguna saat hujan sehingga alas kaki tidak mengotori karpet apabila penumpang keluar masuk kendaraan).
  5. Rekan-rekan DTC yang juga anggota ORARI  maupun RAPI, apabila melengkapi kendaraannya dengan perangkat radio komunikasi, sebaiknya frekuensi repeater di daerah-daerah yang akan dilalui sudah dimasukkan kedalam “memori” dan siap untuk digunakan.  (Tabel frekwensi menyusul).
  6. Membawa barang di bagasi belakang Taruna sampai menutupi kaca belakang “kadang-kadang” dianggap “melanggar peraturan lalu-lintas”,  BE AWARE !!

Mudah-mudahan bermanfaat.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. selamat mudik, jangan lupa hati-hati di jalan…mau pakai motor, mobil atau angkutan umum yang penting hati-hati bro…

    salam,
    Bolehngeblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: