[Safety Driving] Kampanye Mengurangi Peralihan Perhatian (Distraction Driving)

Dalam kesempatan ini saya ingin lebih mengkampanyekan berkendara dengan aman dan selamat lebih kepada kesadaran dan kebutuhan akan keselamatan itu sendiri dibanding kepada aturan atau dendanya semata. Maksudnya, kalaupun tidak/belum diatur kita sebaiknya kita tetap menggali lebih jauh tentang keselamatan berkendara dan aspek-aspek yang dapat mempengaruhinya, demi keselamatan diri kita, penumpang kita dan orang lain di jalan. Hal utama yang ingin disorot kali ini karena sangat mempengaruhi keselamatan berkendara adalah distractions atau pengalihan perhatian. Kebetulan belum lama ini, awal tahun baru 2010 pemerintah federal Amerika meluncurkan website baru www.distraction.gov yang mengkampanyekan safety driving dengan cara mengurangi distractions selama berkendara), hasil kerjasama NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) dengan DOT (Dept. of Transportation).Dibawah saya ambil dan sadur dari websitenya langsung, mohon dimaafkan atas saduran yang dirasa kurang pas sehubungan dengan kurangnya kemampuan bahasa inggris saya atau dianggap kurang relevan dengan situasi kita disini. Yah, paling ga, nyontoh hal baik ga ada salahnya duongg… hehe, lagian disini ga ada data riset dan statistik agak kurang… Definisi Pengalihan PerhatianSecara umum, pengalihan perhatian dalam berkendara adalah semua kegiatan yang dilakukan pengemudi yang potensial mengalihkan perhatiannya dari kegiatan utama mengemudikan kendaraan.Tiga Tipe Utama Pengalihan Perhatian:

  • Visual – mengalihkan mata dari jalan
  • Manual – mengalihkan tangan dari kemudi/setir
  • Kognitif – mengalihkan pikiran dari kegiatan berkendara

Contoh kegiatan yang masuk kategori pengalihan perhatian:

  • Berbicara di alat komunikasi (HP atau sejenisnya) baik dengan ataupun tanpa handsfree
  • Mengetik/mengirim/membaca berita singkat (SMS ataupun IM)
  • Makan atau minum
  • Berbicara atau ngobrol dengan penumpang
  • Berdandan atau merapihkan penampilan
  • Membaca, termasuk melihat peta
  • Menggunakan PDA atau sistem navigasi/GPS
  • Menonton video
  • Mengganti lagu (CD/MP3) atau memilih stasiun radio
  • dll, seperti melamun atau aspek psikologis (banyak beban pikiran/emosional)

Dari semua contoh yang paling umum terjadi sehingga paling berbahaya adalah mengetik/mengirim/membaca berita singkat karena melingkupi tiga tipe utama di atas sekaligus: baik visual, manual juga kognitif. Namun ini bukan lantas berarti yang lain tidak kalah berbahayanya.[Image: texting-while-driving.jpg]Kenapa Berbahaya?Berbicara kenapa, akan sulit kalau tidak didukung data-data hasil riset. Berikut adalah beberapa kesimpulan dari hasil riset beserta linknya[Image: driving_while_distracted_or_drowsy.jpg]

  • Pengalihan perhatian terhadap tugas utama mengemudi dapat menyebabkan bahaya serius dan fatal. Di tahun 2008, 5.870 orang kehilangan nyawa dan diperkirakan 515.000 dilaporkan korban cedera sebagai akibat dari salah satu pengalihan perhatian yang disebutkan diatas. Lihat disini
  • Penggunaan telpon genggam ketika mengendara (dengan atau tanpa handsfree) mengurangi refleks dan reaksi pengendara sedemikian hingga sama dengan pengemudi yang mabuk (kadar alkohol dalam darah melewati 0,08 %). Lihat disini
  • Setiap detik di Amerika dari semua kendaraan yang berjalan ada sekitar 812.000 dikemudikan oleh orang yang sedang menggunakan telpon genggam. Lihat disini
  • Berkendara sembari menggunakan telpon genggam mengurangi aktifitas konsentrasi otak terhadap kegiatan berkendara sebanyak 37%. Lihat disini
  • 80 persen kecelakaan berhubungan dengan ketidakperhatiannya pengendara. Ada beberapa aktifitas yang potensial lebih berbahaya dari berbicara di telpon genggam, namun karena hal ini (menelpon) biasanya lebih sering terjadi dan untuk durasi yang lebih lama dari hal-hal lainnya maka ia menjadi sumber no. 1 utk ketidakperhatian pengendara. Lihat disini
  • Pengendara yang menggunakan gadget/alat elektronik genggam empat kali lebih mungkin celaka dibanding yang tidak menggunakan. Lihat disini
  • Satu dari empat (sekitar 26%) pengendara berusia muda di Amerika mengaku bersms-ria selama mengemudi, sementara hampir setengah (48%) pemuda/i berusia antara 12-17 tahun mengaku pernah menjadi penumpang dari pengemudi yang tengah bersms-ria Lihat disini

Untuk info yang berhubungan lebih lanjut:http://www.distraction.gov/http://www.nhtsa.gov/http://www.dot.gov/new/index.htmhttp://www.stopimpaireddriving.org/http://www.safercar.gov/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: