Dimana Kuman Biasa Bersarang?

Dimana Kuman Biasa Bersarang?
Awas..kuman..cuci tangan yah..sesudahnya.
Minggu, 10/1/2010 | 20:35 WIB

KOMPAS.com – Meskipun rumah Anda wangi dan bersih, membaca beberapa keterangan di bawah ini pasti bisa membuat Anda langsung mencari cairan pembunuh kuman saat ini juga. Kenapa? Karena meskipun Anda menganggap lingkungan Anda sudah bersih, kuman dan bakteri ada di mana-mana. Di mesin pencuci, di atas kasur, bahkan di dalam tempat garam dan lada.

Nah, sebaiknya, mulai sekarang biasakan untuk mencuci tangan dengan cairan pembunuh kuman. Dan ini bukan hanya dengan sabun. Dr Charles Gerba dari University of Arizona, mengatakan, “Kita tidak mungkin menghalangi kuman dan bakteri masuk ke dalam lingkungan kita. Namun kita bisa memerangi kuman dengan cara mencuci tangan setiap selesai beraktivitas.”

Ingin tahu dimana tepatnya kuman dan bakteri itu bersarang?

Mesin cuci
Kebanyakan dari kita saat ini memanfaatkan mesin cuci untuk mencuci pakaian. Biasanya kita menggunakan air dingin dan memproses cucian selama 12 menit hingga selesai. Menggunakan air dingin memang akan membantu kita mengurangi sebagian kuman dari pakaian. Namun ada banyak kuman atau bakteri yang bersembunyi di mesin cuci yang bisa melekat pada pakaian dari linen, ataupun pada seprai. Jika Anda mencucinya dengan air dingin, sebaiknya ganti dengan air hangat dan pastikan Anda membalik pakaian sebelum dicuci. Untuk pakaian berwarna putih gunakan pemutih untuk memastikan pakaian telah cukup bersih.

Karpet
Karpet di rumah 4.000 kali lebih kotor daripada kloset atau dudukan toilet. Anda pasti sering menumpahkan cairan, tanah, atau bahkan air ke atas karpet. Belum lagi jika Anda menginjakkan alas kaki yang sebelumnya terkena minyak ke atas karpet. Cara ini bisa dikurangi dengan melepaskan sepatu saat memasuki rumah. Selain itu Anda juga membutuhkan mesin penyedot debu dengan teknologi terkini untuk membuat karpet tetap bersih. Anda tidak ingin melihat anak-anak merangkak di atas karpet yang penuh kuman, kan?

Wadah penyimpan garam dan lada
Berapa sering Anda mencuci wadah tersebut? Universitas Virginia melakukan penelitian selama 18 jam pada rumah dimana terdapat orang sakit. Ternyata, wadah garam dan lada adalah barang yang paling sering disentuh oleh mereka. Karena itu biasakan membersihkan wadah garam dan lada secara teratur dengan membersihkan permukaannya dengan cairan desinfektan untuk menekan penyebaran kuman.

Lubang pembuangan cuci piring
Ada lebih dari 500.000 bakteri per meter persegi di saluran pembuangan di kitchen sink ini. Saluran pembuangan ini jauh lebih kotor dibandingkan kamar mandi. Buah-buahan (mentah) dan sayur-sayuran membawa banyak bakteri seperti salmonella, e. colli, campylobacter, dan bakteri patogen lainnya. Jika Anda membersihkan makanan, pastikan untuk membersihkan permukaan lubang pembuangan dengan cairan pembersih antibakteri.

Tempat tidur
Kita menghabiskan hampir separuh waktu kita di tempat tidur. Entah untuk makan, tidur, ataupun untuk urusan pribadi. Tidak mengherankan jika tempat tidur juga menjadi tempat favorit kuman untuk berkembangbiak. Cairan khusus pencuci tempat tidur dan sarung bantal bisa membantu mencegah kuman berkumpul. Cucilah seprai dengan air hangat, maksimal 1 minggu sekali. Pastikan juga Anda tidak berbagi tempat tidur dengan orang asing.

Lemari es
Dimana ada makanan, pastilah ada kesempatan untuk kuman. Buah dan sayur mentah pasti dihinggapi kuman yang tentunya akan memenuhi isi lemari pendingin Anda. Untuk memeranginya, bersihkan setiap 1 minggu sekali dan buang makanan yang sudah tidak terpakai lagi.

Memberikan penjelasan tentang kuman pada anak

Biasanya, anak-anak enggan mencuci tangan setelah ke kamar mandi. Tangan mereka kemudian akan menyebarkan kuman ke seluruh tempat yang menjadi lokasi bermain mereka.

Salah satu tempat yang menjadi sarang kuman bagi anak adalah arena taman bermain. Sebab mereka menyentuh semua peralatan bermain seperti ayunan atau pun jungkat-jungkit. Mereka juga terkena kuman dari meja dan alat-alat tulis di dalam ruang belajar.

Ajarkan anak untuk mencuci tangan selama 20-30 detik untuk membersihkan seluruh permukaan tangan. Waktu ini sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk menyanyikan lagu Happy Birthday sebanyak 2 kali. Pastikan mereka mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, sebelum makan, setelah bermain dengan binatang, dan setelah bersentuhan dengan teman yang sakit.

Selain itu penting juga menjelaskan kenapa mereka tidak boleh menyentuh wajah, hidung, mata dan mulut mereka sebelum mencuci tangan. Anak-anak menyentuh tangan mereka ke wajah hampir 60 kali dalam 1 jam. Bayangkan, berapa banyak bakteri yang berpindah dari tangan ke wajah mereka!

C2-10

Editor: din

Sumber: Shine

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: