Persiapan Mudik : 7 Kesalahan Persiapan Mudik 2009

Persiapan Mudik
(inilah.com/Noerma)

Meski ritual mudik masih cukup lama, nggak ada salahnya kalau memang anda berencana pulang kampung mulai menyiapkan segala kebutuhan baik dalam perjalanan maupun selama berada di tempat tujuan. Apalagi kalau Anda pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi, lakukan persiapan jauh-jauh hari agar perjalanan nyaman. Ini ada beberapa tips yang perlu dipersiapkan sebelum mudik:

1.Peta perjalanan

Jangan abaikan peta. Meski kelihatannya sepele, tetapi kalau dalam perjalanan terjadi kemacetan luar biasa dan terpaksa harus mencari jalan alternatif, maka paling tidak akan membantu kita untuk tidak nyasar terlalu jauh dari arah tujuan. Hemat waktu, tenaga dan biaya.

2. Biaya

Selain memperhitungkan biaya, kebutuhan uang tunai selama di perjalanan juga cukup penting untuk diantisipasi. Tidak semua di daerah yang kita lalui ada ATM sehingga dana tunai sebaiknya disediakan secukupnya sebelum keberangkatan. Namun tidak usah berlebihan juga demi keamanan.

3. Suku cadang

Jangan lupa menyiapkan suku cadang tambahan, misalnya minimal 1 liter oli mesin, 1 liter coolant radiator, isolasi untuk membungkus sambungan kabel dan isolasi putih (yang untuk sambungan pipa ledeng), sarung tangan, saringan bensin, sekaleng WD-40 (untuk melancarkan kalau membuka baut).Untuk menghemat ruangan kabin, beberapa item di atas (kecuali WD40, tisu) bisa disimpan di ruang mesin sebelah samping, asal dibungkus dan diikat dengan benar.

4. Alat bantu

Kunci ring/pas dan tools lainnya standard kelengkapan mobil, dongkrak yang berfungsi dengan baik berikut engkol, tyre pressure gauge dan electric air pump atau yang manual, senter kecil dengan cadangan baterai, ban cadangan layak pakai.

Yang patut dicatat, persiapan sebelum keberangkatan terhadap mobil Anda mutlak dilakukan, antara lain:

� Paling lambat seminggu sebelum hari keberangkatan, telah melakukan servis besar (ganti oli mesin + filter, oli transmisi, oli gardan, busi, saringan udara, cek aki, cek rem dan minyak rem dll). Jika servis besar dilakukan di bengkel resmi/nonresmi, pastikan kalau jadwal servis sudah dikonfirmasikan dan servis besar dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan.

� Seimbangkan ulang ban (balancing juga spooring), yang akan menghemat ban dan bahan bakar serta menambah faktor keamanan dalam berkendaraan.

� Pastikan seluruh lampu-lampu menyala sempurna termasuk saklar-saklarnya berfungsi dengan baik. Jika AC sudah terasa kurang dingin, sebaiknya sekalian servis AC.

� Periksa karet wiper, kalau sudah “mati” atau retak-retak sebaiknya diganti (bisa pakai yang refill)

� Pastikan semprotan air wiper pas ke tengah kaca masing-masing dan tambahkan sedikit “shampo non-fat” di air wiper untuk mempermudah melarutkan “lemak” serangga yang terhempas di kaca depan (wind shield).

� Setel ulang pintu-pintu yang mulai brisik/bergetar. Ganti karet-karet yang sudah “mati” apabila diperlukan. Perjalanan panjang akan “memperparah” getaran di pintu-pintu dan juga membuat berkendaraan tidak nyaman.

� Siapkan tali-tali yang fleksibel untuk “mengikat” barang-barang di bagasi apabila diperlukan.

Untuk antisipasi persiapan di atas, sangat dianjurkan untuk tidak melakukan servis besar sehari sebelum keberangkatan, karena ada saja hal-hal yang tidak sempurna pengerjaannya atau perlu untuk di cek ulang.

Selamat mudik, semoga lancar dan selamat sampai tujuan. [Dari berbagai sumber/O1]

7 Kesalahan Persiapan Mudik
Kamis, 18 September 2008 | 11:03 WIB

TAHUN ini Anda dan keluarga berencana mudik lagi? Wah, senangnya! Namun ingat, jangan sampai persiapan mudik Anda terganggu 7 kesalahan berikut.

1. Mengepak di Tas yang Salah
Bila bepergian dengan kendaraan pribadi, jangan mengepak pakaian keluarga di dalam satu koper besar. Sebaiknya, gunakan beberapa koper kecil dari bahan kanvas untuk setiap anggota keluarga, yang panjangnya sekitar 60-75 cm. Memang jumlah tas lebih banyak, tapi setiap orang bisa lebih mudah dan cepat mengambil barang bila sewaktu-waktu diperlukan. Dan, menyusun tas-tas tadi di dalam bagasi mobil justru lebih mudah, terutama jika membawa segala macam barang, mulai dari sabun cuci sampai termos air minum.

2. Mengubah Jam Makan
Kesalahan terbesar yang umum terjadi saat bepergian adalah merusak jadwal makan keluarga. Anak-anak akan rewel jika jadwal makannya jadi tak teratur. Begitu anak mulai rewel, kenyamanan perjalanan pasti terganggu. Jadi, usahakan betul agar tetap makan sesuai jadwal. Bila perlu, bawa makanan tambahan dari rumah.

3. Berangkat pada Saat Tak Tepat
Jika tiba di tempat tujuan pukul 20.00, anak-anak tentu akan tetap terjaga sepanjang malam. Caranya, gunakan taktik lain, yaitu berangkat di malam hari, misalnya sekitar pukul 21.00 sehingga anak-anak akan tidur selama perjalanan dan tetap tertidur sampai berhenti beberapa jam sesudahnya. Cara lain, berangkat pagi-pagi sekali dan pastikan tiba di tempat tujuan saat makan malam.

4. Tak Mau Mengaku Bisa Tersesat
Jangan lupa bawa peta! Jangan terlalu yakin Anda tak mungkin tersesat. Mungkin Anda memang pernah ke tempat tujuan beberapa tahun lalu, tapi situasi sekarang belum tentu sama persis seperti dulu di tempat itu. Tentu akan terjadi perubahan di sana-sini selama beberapa tahun belakangan.

5. Mengendarai Mobil Seenaknya
Jangan mentang-mentang sedang berlibur Anda bisa mengendarai mobil seenaknya. Salah satu hal yang paling sering dilakukan di jalanan adalah melanggar peraturan lalu lintas, belok di tempat yang dilarang, atau ngebut. Anda bisa selamat sampai tujuan bila mengendarai mobil secara baik dan memikirkan keselamatan seluruh keluarga.

6. Tak Menyiapkan Dana Tambahan
Pikiran Anda mungkin selalu terpusat pada pengeluaran besar, seperti biaya tiket pesawat, hotel, atau sewa mobil. Anda sering lupa memperhitungkan pengeluaran yang kecil-kecil, seperti untuk membeli oleh-oleh atau makanan ringan. Perhitungkan dan sisihkan dana untuk hal-hal kecil ini agar rancangan anggaran tak kocar-kacir.

7. Lupa, Perjalanan Merupakan Tujuan
Salah satu keuntungan perjalanan darat adalah bisa mampir di berbagai tempat, misalnya di perkebunan teh atau di peternakan sapi. Dengan cara ini anak-anak bisa berlibur sambil mendapatkan pengetahuan lebih. Manfaatkan momen yang berpotensi untuk dinikmati bersama anak-anak. Kesalahan terbesar jika menganggap perjalanan hanya menjadi cara mencapai tujuan saja. Sebaliknya, perlakukan perjalanan sebagai tujuan. Seluruh anggota keluarga pasti akan menikmatinya!
Aline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: