David Hartanto Widjaja korban atau tersangka?

Singapura – Seorang teman dekat David Hartanto membeberkan bahwa tak ada luka apapun di pergelangan tangan mahasiswa Indonesia yang menikam profesor di Singapura. Padahal pemberitaan media Singapura menyebutkan David mengiris pergelangan tangannya usai menikam Profesor Chan Kap Luk di kampus Nanyang Technological University (NTU).
Dalam kolom komentar di harian Straits Times, Rabu (4/3/2009), Edwin Lesmana yang mengaku teman dekat David, menyebutkan bahwa Dekan Mahasiswa NTU Lok Tat Seng mengumpulkan semua mahasiswa Indonesia di International Student Center pada malam setelah insiden Senin, 2 Maret lalu.

“Saya salah satu teman dekat David Hartanto dan saya disini untuk memberikan beberapa fakta, asumsi, dan kemungkinan tentang kasus ini.
Fakta:
1. Lok Tat Seng, Ketua Mahasiswa (mungkin semacam BEM) NTU mengumpulkan semua mahasiswa Indonesia di International Student Center pada sore setelah insiden, dan dia hanya berkata bahwa ada saksi di tempat kejadian yang melihat tubuh David terbaring diatas tanah, meninggal. Lok Tat Seng tidak berkata bahwa saksi melihat David melompat dari balkon, dan
hanya itu -menurut dia- yang saksi lihat.

2. Satu-satunya pernyataan resmi dari pihak kepolisian adalah: David ditemukan meninggal pada TKP, mereka tidak menyebutkan bahwa dia melakukan bunuh diri.

Linknya: http://www.straitstimes.com/STI/STIM…20at%20NTU.pdf

Mereka juga hanya menyebutkan ‘Profesor dipercaya telah ditusuk’ Polisi tidak menyebutkan bahwa ‘Profesor telah ditusuk’ Darimana asumsi ini datang? Mengapa mereka tidak mengatakannya?

3. Saya dan beberapa teman bangsa Indonesia berkumpul malam ini, 3 Maret 2009, jam 8 malam di International Student Center dan berbincang dengan orangtua David, Mereka telah melihat tubuhnya. Disana TIDAK ADA LUKA atau tanda apapun pada pergelangan tangannya, dan polisi juga telah mengkonfirmasikannya.

Saya berasumsi bahwa orangtuanya tidak berbohong, dan berarti semua pemberitaan yang menyebutkan ‘David menyayat pergelangan tangannya’ adalah PALSU.

4. Luka yang ditemukan pada tubuh David, menurut orangtuanya, adalah pada kepalanya (Diduga pada saat jatuh), dan luka sayatan pada lehernya. Luka pada lehernya ini sangat mencurigakan menurut saya. Darimana dia menerima luka tersebut? Lagi, menurut orangtuanya, polisi menduga luka itu terjadi saat bagian bawah kepalanya jatuh ke tanah. Jika begitu, seharusnya dagunya rusak, dan itu tidak.
Pertanyaan saya adalah: DARIMANA LUKA SAYAT PADA LEHERNYA BERASAL?

Asumsi/Dugaan:
1. David menusuk profesor. Darimana anda tahu? TKP adalah ruangan tertutup, hanya David dan profesor itu. Tidak ada yang melihat apa yang terjadi. Saksi mata hanya melihat David lari keluar dari ruangan itu.
2. David bunuh diri. Bagaimana mungkin seseorang yang melakukan bunuh diri menjatuhkan dirinya ke atap kaca, dibanding menjatuhkan dirinya langsung ke tanah.
3. David menyayat pergelangan tangannya. Saya tidak tahu darimana berita ini berasal.
4. Motivasi David.
4.1 Dia kecewa karena prof tidak memberinya nilai yang memuaskan
Nilai belum dikeluarkan, dan bahkan dia belum menerima rapornya. Juga adalah peraturan NTU untuk tidak menginformasikan mahasiswa tentang nilainya sebelum saat pengumuman nilai.

4.2. Dia memiliki masalah mental
Tidak ada catatan di Pusat Konseling Mahasiswa tentang kehadirannya. Untuk murid yang brilian sepertinya, saya tidak percaya dia tidak datang konseling jika dia punya masalah. Juga, dia masih membawa tas dengan barang-barang yang biasa digunakan pada hari insiden, seperti botol minum, handuk, dll. Jika dia berencana membunuh seseorang, mengapa dia harus membawa barang-barang seperti itu, akan lebih mudah untuk hanya membawa satu buah pisau dan menusuk prof di TKP.

4.3. Dia kecewa karena beasiswanya telah dicabut.

Saya kenal David sejak menjadi teman 1 kamarnya 2 tahun berturut-turut sejak kamp pelatihan Olimipiade Matematika. Dia hampir tidak terpilih untuk IMO (International Mathematics Olympic), hanya memperoleh urutan 14 dari 15 orang yang terpilih. Dia masih bercanda dan tertawa pada saya saat itu. Dia juga tidak memperoleh apapun dari IMO dan msh baik2 saja, tidak terlihat tertekan atau apapun, dan menurut orangtuanya, dia berkata “Setidaknya, saya telah mewakili Indonesia pada IMO’. Dia juga masih bermain game Hammerfall di Facebook pada jam 2 pagi pada hari insiden. Teman saya melihat account Facebook-nya online. Bagaimana mungkin seorang pembunuh bermain game pada malam sebelum insiden? Jika saya menjadi dia, saya akan serius mempersiapkan esok hari.

Kemungkinan-kemungkinan:
1. Profesor menyerang David. Saya menyimpulkan hal ini karena beberapa poin penting.
Menurut banyak laporan, pakaian David basah oleh darah. Jika darah itu hasil menyayat pergelangan tangannya, seharusnya tidak membasahi pakaiannya karena pergelangan tangan jauh dari tubuh. Jika dari luka leher, hal itu lebih mudah terjadi.

2. David mencoba lari dari Profesor. Setelah menyadari bahwa dia diserang, dia mempertahankan diri dan lari dari ruangan itu, dengan luka di lehernya.

3. David jatuh karena hilang kesadaran. Dia menjadi panik dan mungkin kehilangan kesadaran karena pendarahan parah, sehingga terjatuh ke atap kaca untuk lari dari Profesor.

Saya bertanggung jawab atas apa yang saya tulis disini, hubungi saya di kaminari.no.me@gmail.com jika anda perlu klarifikasi. sumber : disini

http://www.asiaone.com/static/multimedia/gallery/090303_stabbed/

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1494815&page=1

http://news.asiaone.com/News/The%2BNew%2BPaper/Story/A1Story20090304-126129.html


The family of David Hartanto Widjaja and his father, Mr Hartanto Widjaja, his elder brother and his mother flew back to Jakarta on 4 March 2009. Nanyang Technological University (NTU) student David Hartanto Widjaja, 21, fell to his death on 2 March 2009 from the roof of a bridge that links NTUís School of Electrical & Electronic Engineering to an adjacent building. Widjaja had earlier stabbed his project supervisor, Associate Professor Chan Kap Luk.


A rose left at the spot where David Hartanto Widjaja, 21, a final-year Indonesian undergraduate at Nanyang Technological University (NTU), had jumped to his death on 2 March 2009. He had earlier attacked Associate Professor Chan Kap Luk with a knife before fleeing and taking his own life. Both Widjaja and the professor were from the School of Electrical and Electronic Engineering (EEE).


NTU president Su Guaning embraces David’s father at the serivce before cremation at the Mandai Crematorium. Standing first from left is associate professor Lok Tat Seng, Dean of students.
[David Hartanto Widjaja’s parents and older brother identify and claim his body at the mortuary. The body was cremated at Mandai crematorium later in the day.
Photo: ST


David’s father takes a final look at his deceased son before the cremation at Mandai crematorium. Second from left is the elder brother of David. David’s mother (in white, partially hidden) and a counsellor (first from left) was also present.
Photo: ST


NTU President, Su Guaning embraces David’s mother during the service before cremation at the Mandai Crematorium. David’s father is on the far right of the picture and his elder brother is seated on the left of the picture.
Photo: ST


David’s mother (in green) cries as she is led out of the mortuary by an Indonesian embassy officer (left) and a counsellor (right).Photo: ST


Blood stains on the floor in Professor Chan Kap Luk’s office.


Blood stains on the office desk of Professor Chan Kap Luk.


A cleaner mops away blood stains on the stairs. It is believed that Nanyang Technological University (NTU) student David Hartanto Widjaja fled down this flight of stairs after stabbing Associate Professor Chan Kap Luk.


Blood stains on a door handle to a stair well where the deceased student was believed to have fled after stabbing Prof Chan.


Police officers covering the body of Nanyang Technological University (NTU) student David Hartanto Widjaja.


Police and mortuary workers remove the body of Nanyang Technological University (NTU) student David Hartanto Widjaja.


maho


Friends of the deceased Indonesian student talking to plain clothes police investigator (light blue top) at the scene of te incident.


A cleaner hoses down the blood stains at the foot of the block where the deceased was found.


Cleaners clean up the blood stains on the door and along the corridor leading to Prof Chan’s office where he was believed to have been stabbed.


Professor Chan’s vacant office after the attack by an Indonesian student.


xterior of the deceased Indonesian student hostel room in Hall 4.


The entrance to the offices where Prof Chan was believed to have been stabbed. Pieces of heavily blood-stained cloth are strewn all over the floor.


A knife blade at the scene yesterday.


Interior of the hostel room of the deceased Indonesian student.


Bood stains on the glass roof of a walkway where the student is believed to have fallen from.

26 Tanggapan

  1. Salah satu nasehat bijaksana adalah mendoakan arwah David, supaya bisa tenang di atas sana. Juga mendoakan keluarga (ayah-ibu, saudara) dan juga mungkin teman-teman dekat, yang terpukul oleh kejadian ini, semoga mendapat kekuatan dari Tuhan.

    Terakhir, biarlah Prof Chan Kap Luk yang mengetahui semuanya boleh membuka semuanya dikemudian hari. Dia tahu dan dia bertanggung jawab secara langsung maupun tidak langsung, karena dialah pembimbing tugas akhir David.

    A big lesson learnt : Important of life, is now … that is why it is called PRESENT (GIFE) … from Kungfu Panda.

    Saya juga kehilangan anak saya 11 thn 3 bln di Tripoli Libya. Banyak yg mengubah cerita bagaimana anak saya tertabrak, … namun saya percaya dia sudah di Surga sekarang. Juga saya percaya, kematiannya mengubah hidup saya menuju kebaikan.

  2. kanyanya da yang aneh dech ,,gtu gtu ada opnum yang gak suka dengan david

  3. Kayaknya ada yang tidak beres.Jika ada temen -temen David ataupun mahasiswa lain yang tau atau bisa memberi petunjuk , mohon dibantu, karena keadilan tetap harus ditegakkan.
    Karena jika kalian diam, kalian justru membuat ‘oknum’
    itu tidak menyadari kesalahannya dan kalian ‘bertanggung jawab’ untuk itu.
    Jika memang begitu keadaan nya ( David yang menikam si Dekan ), kenapa pihak universitas mencoba menutup nutupi ?
    Kenapa pas tubuh David mau dilihat keluarga , tidak diijinkan untuk dilihat seluruhnya ? Kenapa hanya bagian atas saja ?
    Kenapa hasil pemeriksaan polisi ( di negara Asia yang dikenal paling maju ) baru bisa keluar 1 bln lagi ?
    Kenapa polisi mempercayai saja apa yang dikatakan si Dekan ? Kenapa tidak mencari saksi -saksi dan meminta keterangan kepada orang 2 yang ada di tmpt kejadian ?
    Kenapa pihak Indonesia (KBRI ) atau pun petugas forensik KBRI tidak dilibatkan ? Kenapa semua bukti dihapus ? dibersihkan ? Kenapa keluarga ga diizinkan melihat TKP sebelum dibersihkan ? Sejuta pertanyaan kenapa muncul karena memang ada ‘apa -a[a’ dibalik ini.

    Mohon kita semua menarik pelajaran, bahwa ternyata negara tetangga yang kita anggap sebagai saudara, ternyata memperlakukan kita tidak sebagai saudara .

    Hanya minta keadian dan kebenaran ,Apa susahnya sih ?

  4. Jika saya memang ingin menikam seseorang, maka saya akan menghabisinya sampai tuntas.
    Mengapa harus memberikan 2 tikaman dan segera kabur, menyayat leher dan bunuh diri?
    Sungguh aneh..

  5. /signed saya setuju keadilan harus ditegak kan , tolong disebar luaskan, jgn sampe satu nyawa terbuang percuma, tanpa kejelasan…

  6. saya benar2 yakin bahwa david di bunuh
    bukan bunuh diri.
    semoga fakta segera terungkap

  7. Kenapa ditutup-tutupin?Soalnya negara Singapur itu kan terkenal karena pendidikannya,kalo ketauan cerita aslinya mungkin bakal jatoh kan?

  8. jangan2 untuk menenangkan protes2 dari indonesia, nanti pejabat sing bikin cerita david emang dibunuh dan pembunuhnya adalah mas selamat, buronan polisi yg setahun lalu kabur dari lobang toilet.

  9. setuju…keadilan harus tetap di tegakkan…
    jika semua saksi yang ada hanya berdiam,maka masih akan ada kemungkinan di kemudian hari akan terjadi lagi kejadian yang sama yang bisa menimpa siapa saja.fakta harus di ungkap….kita tidak mao kejadian ini menimpa anda,saya,maupun orang lain.
    sebarkan berita ini untuk mendukung pengungkapan fakta kasus terbunuhnya david hartanto widjaja.

  10. demi keadilan dan kebenaran
    usut tuntas segala pembohongan publik tersebut
    mungkin professor itu menusuk sendiri punggungnya dan perutnya cuma beberapa centimeter supaya terlihat dia diserang. cara klasik di film-film.
    tangkap sang professor yang maniak. selamatkan para mahasiswa

  11. Kasus ini benar2 tidak masuk diakal, saya rasa…prof lah yang membunuh DHW…( klo dilihat dari alur crita nya dan bukti2 yang tidak masuk diakal ), atau mungkin bukan hanya prof aja yang jadi tersangkanya, tapi para pendukung prof juga.

  12. kalo emang david bener2 membunuh dekannya , kan bisa diliat DNA dari darah yang di pisau , pintu , buku yang tercecer di mana mana. dari pisau juga bisa di check sidik jari siapa ?
    asumsi saya : david kabur karena ditusuk oleh dekannya. sambil membawa pisau yang tertancap dia lari ketakutan sampai jatuh .

  13. moga cepet kelar deh…
    dan semuanya terselesaikan dengan adil tanpa fitnahan sedikit pun…

  14. kebenaran & keadilan harus ditegakan. Betapa sedih hati orang tua yg kehilangan anak?! Apalagi anak yg berprestasi seperti almahum.. Pihak Singapore pasti sengaja menutup2i, krn takut nama baik sekolahnya tercela!

  15. kalau ada 2 org terlibat pertikaian/peristiwa, salah satu nya meninggal, yg menjadi tersangka utama adalah org yg tidak meninggal..
    dalam kasus DHW, malah si DHW yg di jadi kan tersangka dan di terima dgn baik oleh media/negara Spore..? sungguh aneh…
    Apakah mereka sangat bodoh sehingga hal spt ini bisa tidak terpikirkan ataukah mereka juga terlibat dalam peristiwa ini..?

  16. Orang awam saja tau, banyak sekali kejanggalan atas meninggalnya David. Sekarang tinggal bagaimana menguak kasus ini, tentunya diharapkan ada tangan2 yg lebih ahli dalam hal ini mau membantu keluarga David.

  17. Jadi pikir2 kalau mau ngirim anak sekolah di Singapura.

  18. Jadi emosi kalo baca berita ini.
    Masih banyak yg harus dikuak dalam misteri kematian david.

  19. dia itu tersangka.

  20. saya percaya david dibunuh, bukan membunuh dosen pemmbimbingnya,
    kenapa pemerintah indonesia sepertinya tenang2 saja sama pemberitaan diluar sana.
    Buat keluarga yang ditinggalkan semoga bisa sabar menerima cobaan ini.

  21. Hari ini saya memperoleh berita dari sebuah milis bahwa misteri kematian David telah terungkap.
    Sayang, si thread starter tidak mencantumkan sumber beritanya. Yang saya ingin tanyakan, apakah berita tersebut adalah fakta? Bahwa Prof Chan ingin mengambil ide dari penelitian David?
    Atau itu sekedar hoax?
    Mohon penjelasannya……

  22. aku turut sedih walaupun ngk kenal,kasian sekali yah david yang mempunyai peluang untuk masa depannya bergitu cerah tiba2 pergi bgtu saja..hanya meninggalkan berkas2 skripsinya,andai waktu bisa terulang,lebih baik dia tdk usah kuliah di singapore..mungkin klo di indo dia akan hidup bahagia bersama keluarganya…KENAPA ORANG JAHAT MAKIN BANYAK?MEREKA MELEBIHI BINATANG…KHUSUSNYA UNTUK PROFESOR CHAN..biarkan TUHAN yang bekerja karena Tuhan tidak pernah diam…Amin..

  23. Keadilan adalah hak setiap orang….Jangan melupakan sejarah. Bila kita cermati sudah berkali-kali mereka meliciki bangsa kita dengan berbagai macam cara. Bagi para orang tua yang akan mengirim putra putrinya belajar ke negeri itu, mohon dipertimbangkan lagi…masih banyak univ. yg lebih berbobot yang bersedia menerima putra putri terbaik Indonesia. Salam…

  24. Keadilan harus ditegakan!!!!!!!!
    David dibunuh.terbukti dari fakta-fakta di http://www.davidhartanto.com (bisa teman-teman baca pengakuan keluarga), penjelasan pengamat, dokter, dan tim advokasi menjelaskan bahwa ia tiidak bunuh diri. persidangan koroner hari memutuskan david tidak dibunuh. sudah jelas pemerintah singapura menutup-nutupi kematian david.. lengkap sudah ya prof, ntu, saksi, polisi, media disana, medis singapura, hakim-all in one menutupi kasus!

    harapan saya, pikir-pikir dulu 1 juta kali kalau mau sekolah di singapura entah beasiswa atau duit sendiri, terutama orang-orang pintar yang direkrut. apalagi iming-iming dapat gaji besar, tempat tinggal gratis…yang ada malah ilang nyawa

    salam..

  25. semoga David tenang di surga.
    dan pemerintah indonesia membantu menuntaskan kasus ini.
    keadilan harus ditegakkan!

  26. bagaimana dengan kejelasan kasus in? mohon penjelasannya.Karena sudah hampir 2 tahun berlalu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: