Menjadi Ayah pada Usia 13 Tahun

imagetempointeraktifcomTEMPO Interaktif, London:Menjadi ayah adalah pengalaman spesial bagi tiap pria di dunia ini. Tapi bagaimana jika yang mengalami hal itu seorang bocah berusia 13 tahun. Alfie Alfie Patten mengaku dia tidak tahu berapa uang yang harus dihabiskannya membeli popok. Pria yang beru berusia 13 tahun itu menjadi ayah empat hari lalu dari bayi yang dikandung pacarnya, Chantelle Steadman. Kedua pasangan itu dikaruniai bayi perempuan yang diberi nama Maisie Roxanne dengan berat 3 kilogram. Alfie memutuskan tidak akan menempuh aborsi setelah mengetahui Chantelle, 15 tahun hamil. “Saya pikir ini akan menjadi hal yang baik saya memunyai bayi. Saya tidak memikirkan bagaimana kami akan membiayainya. Saya tidak mempunyai uang,” kata Alfie yang mengaku kadang diberikan 10 poundsterling (Rp 168 ribu) oleh ayahnya, Jumat (13/2). Alfie yang suaranya bahkan belum “pecah”, sempat takut menghadapi kenyataan. Itu ketika dia khawatir dengan reaksi dari ibunya. “Saya kira saya akan mendapat masalah ketika ibu saya tahu. Kami menginginkan bayi ini namun takut denga reaksi orang sekitar,” jelas Alfie yang berpostur 1,4 meter.

THE SUN | BAGUS WIJANARKO

Satu Tanggapan

  1. Pernikahan tidak semata-mata hanya urusan sex tetapi menyangkut kehidupan. kalau pun hal ini terjadi bukan hal ini legal tetapi harus dipertanyakan pungsi pengawasan dan kebijakan pemerintah tentang perkawinan usia muda. mudah-mudahan tidak menjalar ke indonesia dengan mengatas namakan kebebasan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: