Wanita; Pimpin PT Pertamina….

Selamat untuk wanita Indonesia…..tunjukan Anda Bisa…

Karen, Wanita Pertama di Kursi Pimpinan Pertamina
Angga Aliya ZRF – detikFinance


Karen Agustiawan (Foto: Angga/detikcom)

Jakarta – Pemerintah telah menetapkan Karen Agustiawan sebagai Dirut baru Pertamina. Karen menjadi Dirut wanita pertama di BUMN yang paling besar dan strategis itu.

Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan, Karen memang merupakan calon yang terbaik dari semua calon yang mengikuti fit and proper test.

“Dia yang cukup bagus untuk menjadi direksi. Kita mengajak ngomong dan melakukan interview pada cukup banyak calon. Kemudian kita lihat diantara mereka dengan banyak pertimbangan akhirnya beliau yang terpilih,” ujar Sofyan ketika ditemui dikantornya, Gedung Garuda, Jakarta, Kamis (5/2/2009).

Kursi dirut Pertamina kan kursi panas, apa Karen mampu? “Kita merasakan setelah melakukan interview dan segala hal yang kemungkinan akan dihadapi disana, dia siap. Oleh karena itu, kita tambah Wakil Dirut yang cukup mempunyai pengalaman bagus juga,” tegas Sofyan.

Kursi tertinggi di Pertamina memang tidak pernah diduduki oleh seorang wanita. Dari waktu ke waktu, Dirut Pertamina adalah:

  • Soegijanto (1996-1998),
  • Martiono Hadianto (1998-2000)
  • Baihaki Hakim (2000-2003),
  • Ariffi Nawawi (2003-2004),
  • Widya Purnama (2004-2006), dan
  • Ari H. Soemarno (2006-2009).

Karen saat ini masih menjabat sebagai Direktur Hulu Pertamina dan baru dilantik pada Maret 2008 lalu. Wanita kelahirani Bandung, 19 Oktober 1958 itu mendapat gelar Sarjana Teknik Fisika dari ITB.

Karirnya dimulai di Mobil Oil Indonesia sebagai system analyst dan programmemr pada tahun 1984. Sebelum diangkat menjadi Direktur Hulu Pertamina pada 5 Maret 2008, ia menjabat sebagai staf ahli Direktur Uatam Bidang Hulu.

Wanita berumur 40 tahun ini pernah bekerja sebagai System Analyst dan Programmer di Mobil Oil Indonesia (1984-1986), Seismic Processor dan Quality Controller di Mobil Oil Indonesia (1987-1988), pindah tugas ke Mobil Oil Dallas USA (1989 -1992).

Lalu ia kembali ke Mobil Oil Indonesia sebagai Project Leader di Exploration Computing Department (1992-1996), Mutual Agreement Separation Package Mobil Oil Indonesia (1996-1998), bergabung dengan CGG Petrosystems di Indonesia sebagai product manager aplikasi G&G dan data manajemen (1998), bergabung dengan Landmark Concurrent Solusi Indonesia sebagai domain specialist (1998-1999).

Di tempat yang sama sebagai business development manager (2000-2002), bergabung dengan Halliburton Indonesia sebagai Commercial Manager for Consulting and Project Management (2002-2006), Staf Ahli Direktur Utama bidang Hulu PT Pertamina (Persero) (2006-2008), dan menjabat sebaga Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) terhitung mulai tanggal 5 Maret 2008.

Karen rencananya akan dilantik sebagai Dirut Pertamina pada hari ini pukul 15.00 WIB. Karen akan mengukir sejarah sebagai wanita pertama yang menduduki posisi tertinggi di BUMN terbesar dan paling strategis di Indonesia itu.

Selamat.

Satu Tanggapan

  1. Hebat ya, salut buat ibu Karen……… Mudah-mudahan wanita Indonesia makin lama makin perpikiran maju. Sukses dalam rumah tangga juga dalam karir, suami dan anak-anak sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: