IHSG Hancur, Perdagangan Saham BEI Ditutup

Rabu, 08/10/2008 11:42 WIB
Investor Asing Merusak IHSG
Irna Gustia – detikFinance

Foto: Indro-detikFinance)Jakarta – Pelaku pasar mendukung penutupan sementara transaksi saham di Bursa Efek Indonesia. Keputusan itu dinilai sangat tepat karena ada indikasi investor asing merusak pasar saham dalam negeri demi mendapatkan likuiditas.
“Suspensi itu merupakan tindakan yang paling baik, karena bursa saham kita telah dijadikan ajang for sell besar-besaran oleh asing, yang buat mereka tidak apa-apa tapi buat kita bisa sangat merusak,” kata pengamat saham Edwin Sinaga ketika dihubungi detikFinance, Rabu (8/10/2008).
Dampak penjualan oleh investor asing itu menurut Edwin sudah sangat merontokkan pasar modal Indonesia. Investor asing terus melakukan penjualan investasinya di saham, surat utang, asuransi dan reksa dana.

“Buat investor asing karena mereka butuh dana wajar-wajar saja, tapi ini sangat memukul pasar modal kita,” ujarnya.

Edwin menilai lebih baik pasar saham ditutup hingga ada komitmen dari pelaku pasar untuk tidak bertindak irasional.

Penutupan pasar saham akibat penurunan yang dalam ini menurut Edwin baru pertama kali dilakukan karena kondisi yang darurat. Sebelumnya pasar saham pernah tutup karena force majeur akibat peledakan bom.

Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menutup perdagangan saham pada sesi I mulai pukul 11.08 WIB karena hancurnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok hingga 10,38%.

Ketika perdagangan saham ditutup pukul 11.08 JATS, Rabu (8/10/2008) IHSG merosot tajam hingga 168,052 poin atau 10,38 persen ke posisi 1.451,669. Posisi IHSG ini merupakan terendah sejak September 2006.

IHSG Hancur, Perdagangan Saham BEI Ditutup
Indro Bagus SU – detikFinance


(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta – Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menutup perdagangan saham pada sesi I mulai pukul 11.08 WIB karena hancurnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok hingga 10,38%. Ketika perdagangan saham ditutup pukul 11.08 JATS, Rabu (8/10/2008) IHSG merosot tajam hingga 168,052 poin atau 10,38 persen ke posisi 1.451,669. Posisi IHSG ini merupakan terendah sejak September 2006.

Transaksi saham yang dicatatkan sebelum bursa disuspensi, sebanyak 27.494 kali dengan volume 1,129 miliar unit saham senilai Rp 988 miliar. Hanya 6 saham yang naik harga, selebihnya 171 saham anjlok dan 9 saham stagnan.

“Penutupan pasar ini untuk mencegah kejatuhan saham lebih lanjut dan menenangkan pelaku pasar,” kata Direktur Perdagangan BEI MS Sembiring, Rabu (8/10/2008).

IHSG juga mencatat penurunan terburuk dibanding bursa-bursa dunia lain yang hanya turun 4-5%.

Indeks Hang Seng turun 5,44%, Seoul turun 3,54%, KOSPI turun 3,42%, Nikkei turun 4,54%, STI Singapura turun 3,84% dan Taiwan turun 4,34%.

Saham di Australia turun 4,04% dan dibelahan Eropa FTSE pada 7 Oktober malah rebound 0,35%, Xetra Dax turun 1,12%.

Sementara saham-saham di Eropa masih belum buka, sedangkan Dow Jones pada penutupan 7 Oktober 2008 hanya turun 5,11%. Arab Saudi turun 7% pada 7 Oktober 2008.

Kekacauan yang terjadi di Bursa Efek Indonesia ini karena aksi jual investor asing yang terus berlanjut. Investor asing berburu likuiditas karena di negara asalnya sedang kekeringan likuiditas.

Adanya pernyataan dari JP Morgan Chase untuk menghindari surat utang di Indonesia makin membuat investor menjauhi IHSG.

Sementara kasus gagal bayar Danatama dan disuspensinya 6 saham kelompok Bakrie makin menambah rentetan sentimen negatif di pasar.

Saham-saham yang jeblok harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 700 menjadi Rp 6.450, Indosat (ISAT) turun Rp 1.200 menjadi Rp 3.950, Antam (ANTM) turun Rp 110 menjadi Rp 1.050 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.750 menjadi Rp 5.250

=====

selamat datang resesi…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: