Limo Bike alias Ojek…

Percaya nggak percaya, di kota besar seperti Jakarta ojek jadi moda transportrasi umum paling fleksibel. Paling cepat karena tanpa macet, murah, dan penggunanya lengkap dari kalangan bawah sampai atas.

“Di kawasan bisnis Thamrin, Kuningan dan sekitarnya banyak pejabat perusahaan selevel Manager ke atas yang wira wiri naik ojek. Biasanya untuk trek jarak dekat, misalnya dari gedung satu ke gedung lainnya,” buka Koko Sandoza, Presiden Director PT Ningrat Muda Mandiri. Berlatar belakang fenomena ini lah, Limo bike diluncurkan. Tentunya dengan konsep yang eksklusif dengan paduan antara kecepatan dan style karena dibuat khusus untuk mengakomodasi kebutuhan kaum high end.

Penasaran? Pada launching yang berlangsung siang tadi (14/6), di Sun Motor, Jl Fatmawati Jakarta Selatan diperlihatkan wujud sang limo bike.

“Demi kenyamanan kita menggunakan Piaggio Spy 125 dan GT 200, lalu penumpang diberikan helm berkualitas tinggi serta perlengkapan berkendara lain seperti jacket, penutup kepala dan penutup celana,” terang Dwi Cesario, Operations Director PT Ningrat Muda Mandiri. Selain itu perlengkapan seperti boks bagasi sebagai tempat laptop dan barang berharga lainya tersedia. “Pengendaranya juga kita seleksi secara ketat untuk mengeliminir kecelakaan,” tambah Dwi.

Seperti kita tahu, resiko berkendara dengan sepeda motor tetap tinggi. Untuk itu asuransi merupakan kewajiban bagi armada dan para penumpangnya. “Jadi konsumen tidak perlu was-was lagi,” kata Dwi.

Lalu kapan mulai beroperasi? “Di Bali kita start awal Juli ini, sedang di Jakarta sekitar akhir Juli”, ungkap Dwi sambil menjelaskan layanan Limo Bike ini.

“Kita punya tiga layanan, yang pertama single trip, daily rental, dan wisata toring. Khusus single trip kita akan buka hot line agar konsumen bisa langsung menelepon bila membutuhkan kami,” tutup Dwi. Wah kaya taksi ya, Mestinya disebut Ojek Eksmud aja.

Penulis/Foto: Popo

Nah ini juga peluang usaha… ada yang mau mengikuti jejaknya…

kalo saya melihat dari sudut pandang wong cilik, lha ini ladang pekerjaan wong cilik kok yo dimasuki juga oleh pengusaha bermodal besar, ini satu lagi ancaman bagi wong cilik yang bernama tukang ojeg yang dijakarta jumlahnya ada ribuan. ya emang wong cilik dimana-mana digencet juga… toko, pasar tradisional kalah dengan namanya minimarket, supermarket. Gimana ni… Pemerintah????

Iklan

12 Tanggapan

  1. kalau menurut saya……semua peluang usaha bisa dilakukan oleh wong cilik atau wong gede…kan ada barang ada harga. ada angkutan kota mikrolet yang dikhususkan untuk kaum bawah dan ada juga taxi yang dikhususkan untuk orang-orang yang punya uang lebih dan membutuhkan privasi yang tinggi. Jadi bukannya pekerjaan wong cilik yang diambil. Ambil aja baiknya bahwa ini adalah ide yang briliant dimana pelayanan yang biasanya dilakukan oleh wong cilik ternyata bisa juga memberikan nilai / pelayanan yang beda bagi orang2 yang membutuhkan keadaan ini yang tentunya biaya yang dikenakan sesuai dengan pelayanan yang diberikan (termasuk saya yang setiap hari harus pindah gedung buat rapat)….

  2. jgn hanya dilihat di satu sisi..coba dilihat dari sisi bagaimana perusahaan tersebut bisa menyediakan lapangan pekerjaan..berapa tenaga kerja yg bisa diserap..bukan hanya yg secara langsung, tapi juga yg tidak langsung..pemerintah jg akan sangat naif kl melarang, karena disitu jg ada potensi penerimaan pajak..krn ojek biasa gak bayar pajak..

    kl tarifnya lebih murah mungkin baru bisa dibilang gencet wong cilik seperti halnya hipermarket dgn warung kelontong..kalo lebih mahal khan berarti bermain dipasar yg berbeda..

    ada dua yg Allah suka dan tidak suka ;
    1. Allah SWT suka pada hambaNya yg suka berprasangka baik pada Allah dan pada sesama manusia
    2 Allah SWT tidak suka pada hambaNya yg suka berprasangka buruk pada Allah dan pada sesama manusia

    yaa..itu yg jd pilihan kita..terserah mau pilih yg mana..

  3. he he he betul tuh om yusak….jangan dulu buruk sangka….kalau tanya pemerintah pasti dong didukung (la wong bayar pajak)..lagi pula kaya saya juga kalau naik ojek selalu was-was-an takut dikentung polis sama jatuh, kan kalau ojek itu bawa motornya semaunya aja (TL ditrabas, belokan ga pake sign, kaga dikasih helm) waduh berabeh dong….tapi kalau ngeliat fhotonya …tuh motor sama drivernya sudah dilatih bagaimana cara berkendaraan dengan baik…bisa jadi contoh juga tuh om yusak….. buat para tukang ojek gimana ngeberiin pelayanan yang oke ke penumpangnya…(salam ….dari orang yang langganan deg-degan naik ojek)

  4. Kalau menurut saya..Limo bike ini kan untuk masyarakat dan yang akan mengoperasionalkannya juga masyarakat ..dan harusnya semua kalangan mendukung dengan adanya limo bike ini karena untuk kita semua..dan ini akan membuka lahan pekerjaan baru untuk masyarakat dan juga tidak menutup kemungkinan buat para tukang ojek biasa ..bisa beralih ke Ojek limo bike ini asal memenuhi persyaratan .. ..ojek yang sangat lengkap..Keren, Ada Asuransi untuk pengendara baik itu penumpang atau drivernya..pokoknya dari saya limo bike di tunggu kehadirannya..

  5. Gw setuju dengan gerard dan yang lainnya, disamping kita jadi lebih safety juga memberikan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
    Ngambil jatah/lapang orang?
    ya ga mungkin lah, setiap orang sudah mempunyai rejeki masing-masing yang mana kita tidak dapat memaksakan rejeki kita yang belum jatuh temponya.
    Jadi ga usah takut dan berprasangka buruk terhadap pengusaha yang ingin membuat ojek eksklusif okey…
    Maju terus Ojek limo ehhh limobike, jangan lupa kirim infonya
    yaaaa….thks

  6. hehehe bung ysk ini bisa aja, ada yang mau usaha kok ditentang?… Hargai dulu lah kemauannya mereka untuk berusaha… kalo semua cuma bisa komplain, ngeluh, takut bersaing kapan bangsa ini bisa menjadi bangsa yang maju… terus kenapa harus takut dengan variasi? Makan sate aja bisa milih mau sate dorongan sampe sate yang makan di ruangan ac… kok bung ysk gak komplain ke pemerintah sama yang jual sate di ruangan ac? hahaha… sekalian aja komplain ke pemerintah supaya gak ada department store, kan kasian tukang jualan baju di pasar kesaing… wakakakak… anyway, salut ke LimoBike yang mau berusaha dan memberikan pilihan lebih baik…

  7. hmmmm… kalau gue sih ngeliatnya “bagus juga idenya..”

    buat gue yang perempuan, angkutan seperti ini bagus banget, apalagi -pastinya- supirnya (kalau motor disebut supir juga ..?) ditraining, jadi engga akan macem-macem sama perempuan

    gue pernah naik ojek, gak enak banget… digodain sama tukang ojek, jalannya sengaja diputer-puter kalau engga di pelanin… kesannya gue perempuan gampangan… coba kalau adik, kakak, anak atau istri atau ibu mas yusak di gitu-in sama tukang ojek… marah kan…

    kita lihat satu-satu… (dari sisi perempuan..)
    – bisa pesen lewat telpon…? asyik, terjamin, kita tahu siapa nama “tukang ojeknya”.. aman
    – tahu perusahaan tempat dia kerja, kalau ada apa-apa, bisa bilang keperusahaan itu, kalau “tukang ojek”nya nakal, atau ngebut bisa lapor ke perusahaan
    – ada asuransi ..? amaan donk….
    – ngerebut lahan orang kecil…? masa sih…? bukannya tukang ojek bisa jadi supir ojek eksmud ini…?

    coba .. mas yusak bisa ngasih jaminan kalau semua tukang ojek itu bisa dipercaya..? engga akan gangguin perempuan…?

    ditunggu banget kehadiran ojek eksmud di jakarta…

  8. Salut gw dengan yang bikin ojek ekslusive (Limobike)ini, karena terus terang gw amat sangat terbantu dengan limobike ini, lha gimana engga lha wong ojek yang biasa gw naikin ini pake helem cetok yang kalo di jitak aja retak gimana kalo jatuh,hiiiii sereeeem….plus bonus bau lagi..trus ditambah yang bawa kayak paulo rossi baru bisa bawa motor, serampangan bawa motornya..karena pernah gw hampir jatuh, pas gw tanya ” Bang..punya SIM gak sich….trus dia jawab dengan entengnya engga om… Oh…my god…….
    pokoke Welcome Limobike…., kutunggu kehadiranmu……

  9. Mas… limobike mahal gak? warnanya genjreng yak? kalo gw naek itu pasti bikin tampang gw keangkat nih, hihihihi, maklum hidup di jakarta gak gaya, sengsara euy…. BTW, kalo mereka BB apa bedanya ma ojek atuh?? ko belum keliatan yah LimoBike? dimana yah mangkalnya? bikin kuis dong mas, SApa tau aja saya bisa naek gratis… SUKSES yah…..

  10. wah bagus banget nih utk ngantor…..
    mau donk no tlpnya.
    saya tinggal di kuningan & kantor di radio dalam
    limo bike bisa nganter jemput saya gak yah??
    atau malah bisa langganan bulanan??

  11. iya.. katanya buka hot line? di share dunk!! he..he..

  12. gue berminat jadi tukang ojek loe// gue bisa kasi semua alamat detail gue.. loe bisa hub gue di 021 91277532.. tahnks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: