Hari Gini blom punya Dana Pensiun???

“20/20 rule:

To plan for 20 years for retirement, start accumulating funds no later than 20 years before your retirement begins”

Ernst & Young’s Personal Financial Planning guide

Awalnya ini percakapan yang tidak disengaja di ruang keluargaku

“ Pa, Udah dipikirkan blom dana pension kita nanti…” rupanya Menkeu Rumah Tangga lagi baca artikel tentang Menyiasati Dana Pensiun disalah satu media .

“ Belom kali ma…” jawaku

“ Lo kok ragu-ragu sih jawabnya”.. kata Menkeu RT

Ok diskusi berlanjut

Akhirnya sepakat Tanya sama si mbah… siapa lagi kalo bukan mbah Google

Ketemu…. Ini kutipannya……


Percepatan perubahan budaya tampak begitu terasa dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini. Begitu banyaknya perubahan interaksi sosial dalam masyarakat. Kalau pada masa dahulu, mendorong anak untuk mencapai keberhasilan hidup adalah juga berarti terjaminnya kesejahteraan orang tua di masa pensiun. Tetapi cobalah kita perhatikan apa yang terjadi belakangan ini, begitu banyaknya pasangan muda yang justru malah masih terus meminta dukungan orang tua dalam menopang kehidupan mereka termasuk juga bidang finansial.


Hal ini terjadi selain disebabkan oleh berat dan kompleknya persoalan yang mereka hadapi, juga perubahan bentuk dan cara menghargai orang tua. Sebagai contoh, kalau zaman dulu orang cenderung hidup bersama di rumah besar dengan orang tuanya, tetapi sekarang dengan rumah relatif kecil dan dengan waktu yang sangat terbatas di rumah, akan membuat kekurangnyamanan kedua pihak ketika orang tua tinggal di rumah anak. Sekarang orang tua cenderung tinggal sendiri di rumah ataupun di panti ‘jompo’. Tentu saja perubahan itu akan terus berlanjut yang akan mendorong kita semua untuk dengan serius mempersiapkan masa pensiun.


Kesejahteraan pada masa purna tugas merupakan dambaan setiap orang. Secara naluri hal ini terlihat dari sikap serta tindakan hampir setiap individu untuk berusaha meningkatkan penghasilannya dengan berbagai cara agar dapat menyisihkan atau menginvestasikan penghasilan mereka untuk tujuan masa datang. Secara umum semua keluarga memiliki keinginan untuk mempersiapkan masa pensiun, tetapi seringkali tidak memiliki tujuan yang riil secara finansial.


Hal ini bukan saja akan menyulitkan dalam merencanakan dan melaksanakannya tetapi juga sulit mencapai dengan cara yang efektif dan efisien.

Pertanyaan itu

Beberapa pertanyaan mendasar yang harus dijawab dalam merencanakan dana pensiun,

Pada umur berapa anda ingin pensiun?,

Berapa pengeluaran yang anda inginkan pada saat pensiun?,

Berapa lama masa pensiun yang anda persiapkan?,

Berapa besar dana yang dibutuhkan?,

Berapa besar anda harus menyisihkan tiap bulan atau tahunnya?

Dan bagaimana pencapaiannya?.

Dana Pensiun


Tentu saja dalam merencanakan dana pensiun kita akan segera berhadapan dengan berbagai kebutuhan masa sekarang yang diperhadapkan dengan kebutuhan yang harus disediakan untuk masa depan, yang keduanya memerlukan sejumlah dana finansial. Memang tidak mudah untuk menyisihkan uang bagi kepentingan 20–30 tahun ke depan. Hal ini seringkali juga terpulang pada kemampuan untuk mengendalikan diri dari memenuhi keinginan atau memenuhi kebutuhan hidup.


Kebutuhan adalah keperluan dasar yang harus terpenuhi sehari-hari, misal kebutuhan akan pangan (makanan), sandang (pakaian) serta papan (tempat tinggal) kesehatan dan pendidikan. Sedangkan keinginan lebih merupakan pemuasan diri yang sering jauh dari perhitungan rasional.


Keinginan lebih mementingkan kepuasaan sesaat terhadap barang-barang yang sebenarnya kurang dibutuhkan, sehingga perencanaan atau kebutuhan jangka panjang seperti perencanaan dana pensiun atau dana pendidikan anak kurang dianggap serius. Sehingga tetaplah berusaha untuk dapat mempersiapkan masa pensiun daripada sekedar keinginan membeli rumah baru atau membeli mobil baru dan lainnya.

Memulai Lebih Awal


Kapan sebaiknya kita mulai merencanakan dan melaksanakan dana pensiun? Secara pasti memang tidak ada waktu yang paling tepat untuk memulainya, akan tetapi semakin cepat mulai menyisihkan dana, akan semakin baik dan semakin murah dana yang diperlukan.

Dengan memulai lebih awal, keperluan dana untuk disisihkan tiap bulan atau tahun akan lebih sedikit dan memerlukan tingkat pertumbuhan yang terlalu tinggi untuk mencapai jumlah dana yang diinginkan karena jangka waktu yang relatif cukup panjang. Selain itu, hal ini akan pula memberikan waktu yang cukup untuk merevisi portofolio investasi apabila terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan investasi dana yang telah terkumpul.


Sebaliknya apabila jangka waktu mengumpulkan terlalu pendek, maka dana yang harus disisihkan untuk mencapai jumlah dana yang sama, akan jauh lebih mahal dan diperlukan pula tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi yang secara otomatis akan diikuti pula dengan kenaikan tingkat resiko.


Jadi memulai lebih awal akan memberikan manfaat antara lain dalam hal-hal sebagai berikut:

  • Dapat menikmati hasil dari investasi.
  • Mengevaluasi beberapa alternatif instrumen investasi untuk mendapatkan dana pensiun yang diinginkan.
  • Meninjau ulang investasi yang anda lakukan karena kerugian yang terjadi sebelumnya.

“Lifestyle” Masa Pensiun


Selanjutnya setelah menentukan kapan memulai menyisihkan dana untuk masa pensiun, maka selanjutnya adalah menentukan gaya hidup atau lifestyle yang diinginkan pada saat pensiun nanti. Dalam menentukan gaya hidup ini, dapat diambil contoh pengeluaran (spending plan) sekarang sebagai dasar pengambilan keputusan.


Walaupun pengeluaran biaya hidup sekarang pasti akan berbeda dengan pengeluaran saat pensiun nanti, tetapi paling tidak akan memberikan gambaran life style yang diperlukan. Bukankah kita tidak menginginkan turunnya standar hidup sewaktu telah pensiun?


Jenis pengeluaran sekarang yang tidak diperlukan lagi pada saat pensiun antara lain cicilan mobil, cicilan rumah, premi asuransi, atau pengeluaran untuk dana pendidikan anak. Tetapi ada kemungkinan akan muncul keperluan lain seperti keperluan untuk berlibur atau entertainment akan meningkat, ketersediaan dana untuk naik haji atau pergi ziarah ke “holly land”, dsb..

Dana yang Diperlukan


Setelah menentukan pengeluaran yang diinginkan pada saat pensiun maka selanjutnya menghitung jumlah dana yang dibutuhkan.
Hal ini diperlukan untuk menentukan berapa besar dana yang harus disisihkan atau diinvestasikan tiap bulan.

Misal, pengeluaran setelah mengalami perubahan untuk saat pensiun adalah 5 juta/bulan, pada saat anda pensiun, di umur 55 tahun kebutuhan bulanan anda akan naik akibat tingkat inflasi menjadi sekitar 34 juta (inflasi 10 persen).
Dari hasil perhitungan tadi anda dapat menghitung jumlah dana yang anda butuhkan selama masa pensiun anda misalnya 20 tahun. Kemudian dari jumlah total dana yang dibutuhkan dihitung kebutuhan investasi perbulannya atau pertahunnya.
Secara singkat, pertama,tentukan gaya hidup atau lifestyle yang diinginkan pada saat pensiun nanti. Sebagai contoh: anda ingin hidup di pinggiran kota yang sepi dengan tetap memiliki mobil serta pembantu rumah tangga dan melakukan perjalanan liburan tiap 3 bulan. Kedua, berdasarkan gaya hidup yang anda tentukan, hitunglah berapa pengeluaran yang anda butuhkan sekarang?.
Ketiga, kemudian hitunglah kebutuhan dana selama pensiun dan rencanakan investasi yang anda harus lakukan untuk mencapai dana yang anda butuhkan saat masa pensiun nanti.


Sehingga akan terlihat secara jelas kemajuan rencana persiapan dana pensiun ini, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk mempercepat tercapainya dana yang diperlukan.

Sumber. http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/eureka/2002/02/2/eur01.html

Itu tadi artikel yang saya peroleh dari internet berkat kecangihan mbah google… kalau mau nanya ke perencana keuangan kan mahal …….

Oke disini sekedar sharing aja.. ya….

Untuk menghitung berapa dana yang harus kita siapkan bisa dihitung dari file ini silahkan didownload dulu. File ini yang aku peroleh dari Portalreksadana.com… terimah kasih ya om…slatif dan autogebet

Perhitungan Dana Pensiun

Asumsi Umur saat ini 38 th, hidup sampai 75th biaya hidup saat ini Rp.5.000.000

Saat pensiun nanti perlu dana di deposito/tabungan sebesar Rp. 4,198,713,179 agar return yang diperoleh dari tabungan tersebut dapat kita pake untuk membiayai hidup selama pensiun sesuai dengan gaya hidup saat ini.

Kalo dilihat dari tabel dibawah bahwa kita perlu dana sebesar Rp. 1,008,687 setiap bulan

Nama

:

taufiq

Tgl Lahir

:

25/3/1977

Umur

:

38

Umur Pensiun

:

55

Estimasi batas penggunaan dana pensiun

:

75

Perkiraan Inflasi rata-rata

:

10%

/thn

Perkiraan hasil investasi jk pendek

:

15%

/thn

Perkiraan hasil investasi jk panjang

:

25%

/thn

Biaya hidup yang diinginkan berdasarkan nilai uang saat ini

5,000,000

Perkiraan Biaya hidup kelak

1

Umur Saat ini

38

thn

2

Umur Saat pensiun

55

thn

3

Waktu yang tersedia

18

thn

4

Biaya hidup bulanan yang diinginkan berdasarkan nilai uang saat ini

5,000,000

5

Biaya hidup disetahunkan (no.4 x 12)

60,000,000

6

Biaya hidup setahun kelak pada tahun pertama

333,595,039

Penyiapan Dana

7

Estimasi batas penggunaan dana pensiun

75

thn

8

Lamanya kebutuhan dana pensiun

20

thn

9

Kebutuhan dana pensiun tersedia saat masuk masa pensiun

4,198,713,179

10

Dana tersedia saat ini

11

Nilai dana tersedia kelak

12

Selisih kebutuhan dan dana tersedia saat masuk masa pensiun

(4,198,713,179)

13

Setoran tabungan bulanan untuk menutup kekurangan dana tersedia

(1,008,687)

Ok kita sekarang udah tahu besaran uang yang harus disetor setiap bulannya, persoalannya sekarang adalah bagaimana memujudkan dana yang kita setor tersebut bertumbuh sesuai harapan kita nantinya.

Dalam file terebut juga disertakan trik-trik untuk setorang agar lebih maksimal.

Pilihan Investasi

Dana yang telah kita sisihkan tersebut diharapan memberikan hasil yang maksimal sehingga kita tidak salah memilih ”alat” untuk mencapai tujuan tersebut.

Ada banyak alat untuk mencapai tujuan tersebut, namun menurut saya pribadi karena sifat investasi ini adalah jangka panjang ( lebih dari 10 th) maka saya menyarankan untuk ikut reksadana. Tapi jangan seluruh portopolia anda dimasukan ke reksadana cukup 30%, deposito 20%, properti 40% yang 10% dana cadangan darurat.

Banyak jenis reksadana namun saya tidak dalam kapasitas untuk menilai mana reksadana yang terbaik… kalo mau mendalam ikut aja di Portalreksadana.com disana adalah komunitas reksadana indonesia. Saran saya reksadana saham karena jenis investasi kita adalah jangka panjang tetapi juga tergantung profile resiko anda.

Semoga bermanfaat

Satu Tanggapan

  1. Syukron Katsiron,..
    membantu dalm tugas kuliah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: