Nasabah antri di AIG Singapura, Hongkong dan Taipei…. Indonesia????

American International Group building in New York City, 16 Sep 2008
Kantor American International Group di kota New York, 16 Sep 2008

Ratusan nasabah perusahaan asuransi raksasa Amerika yang terkena musibah keuangan, antri di kantor-kantor cabang perusahaan itu di Singapura, Hongkong dan Taipei untuk membatalkan polis asuransi mereka.

Kata para nasabah itu mereka masih khawatir kendati pemerintah Amerika telah mengambil-alih perusahaan asuransi American International Group itu. kata mereka, lebih baik rugi sedikit dengan pembatalan polis asuransi daripada rugi banyak nantinya.

Kantor-kantor perwakilan AIG lainnya juga melaporkan banyak nasabah yang telah membatalkan polis mereka.

ASIAONE / BUSINESS / NEWS / STORY

Wed, Sep 17, 2008
Reuters

function openEmailWindow(emailToFriendForm) {
var emailToFriendPageURL = emailToFriendForm.emailToFriendPageURL.value;
emailToFriendForm.action = emailToFriendPageURL;
emailToFriendForm.target=”_blank”;
emailToFriendForm.submit();
}

Worried S’poreans rush to redeem AIG policies
SINGAPORE, Sept 16 – Hundreds of anxious investors thronged the Singapore office of a unit of American International Group to redeem their policies on Tuesday, on fears the U.S. insurance giant could be the next financial firm to tumble. American International Assurance, a wholly owned subsidiary of AIG pinned up an article from a local paper headlined “AIA policy holders get assurance” at its entrance, but that did not deter wary investors who are facing a deluge of bad news after Lehman Brothers filed for bankruptcy protection on Monday.

“There’s so much financial turmoil. Anyway, the yield’s not that attractive,” said 60-year old stock trader Tan Peng Hock, a policy holder in the queue, who said he did not mind surrendering a policy worth about $42,000 despite possible losses.

“I prefer to hold cash for the time being…It’s better to be safe than sorry,” said Tan.

AIG, once the world’s top insurer by market value, has scrambled to raise cash and has been thrown a $20 billion lifeline by New York state, but came under renewed pressure on Tuesday as ratings agencies downgraded its debt.

Security guards were ushering customers to the upper floors as crowds built up outside after lunch at AIA’s office in the central business district of Singapore, a growing wealth management and financial services centre.

A spokeswoman for AIA said the firm would be issuing a statement later on Tuesday.

Singapore’s central bank assured investors on Tuesday that “AIA currently has sufficient assets in its insurance funds to meet liabilities to policy holders”.

“Policyholders should, therefore, not act hastily to terminate their insurance policies with AIA as they may suffer losses from the premature termination and lose the insurance protection they may need,” the statement by the Monetary Authority of Singapore added.

But some investors in Singapore remained unconvinced.

“I want to put the money into a bank account because I don’t know the value of AIA’s assets,” said a 55-year old customer, who declined to be identified, adding he hoped to redeem his endowment fund which had already matured.

The region’s central banks flooded money markets with cash on Tuesday, dishing out $27 billion, as they tried to prevent upheaval on Wall Street from freezing the financial system.

“I just got an investment plan so I want to cut my losses before it becomes worse,” said 38-year-old investor Ed Chow.

American International Group (AIG) adalah raksasa di sektor asuransi. Tumbangnya lembaga keuangan Amerika AIG tak hanya berdampak negatif pada ekonomi Amerika, tapi merupakan malapetaka bagi pasar keuangan global.

Tampaknya, untuk sementara waktu, pasar keuangan Amerika dan dunia terhindar dari malapetaka ini. Pasalnya, Bank Sentral Amerika The Fed bersedia memberi suntikan dana bagi AIG yang dirundung kemelut. Dengan aset 1,2 triliun Dollar AS dan 74 juta klien, konsorsium AIG adalah perusahaan asuransi terbesar dunia. Pakar Economic Outlook Group Bernard Baumohl:

“Sebagian orang baru sekarang sadar, bahwa bank ini tidak boleh bangkrut…“

Apa penyebab terpuruknya perusahaan asuransi terbesar dunia ini? AIG ikut berspekulasi dan membeli obligasi, antara lain surat utang yang berdasar pada kredit rumah, senilai 400 miliar Dollar AS. Selain itu, AIG memberikan asuransi kredit bagi bank lain. Instrumen ini digunakan lembaga keuangan besar untuk saling melindungi dari risiko kegagalan debitur dalam melunasi kredit. Peliknya, bila AIG bangkrut, maka surat asuransi yang diterima bank lain menjadi tak berarti.

Malam Selasa (15/09), salah satu lembaga pemberi peringkat bank menurunkan penilaian kredit AIG. Dengan penurunan rangking ini AIG terdesak untuk mengajukan jaminan baru. Hanya saja, tidak ada lembaga keuangan swasta yang mampu atau bersedia memberi pinjaman pada AIG. Bank investasi Lehman Brothers bangkrut, Merril Lynch terpaksa dijual dan bank hipotek rumah Fannie Mae dan Freddie Mac tumbang. Yang tersisa hanya Bank Sentral Amerika, The Federal Reserve System atau sering disebut The Fed. Josef Stiglitz, penerima Nobel Ekonomi dan guru besar Universitas Columbia:

“Tentu, ini juga merupakan sejenis asuransi. Tapi Anda juga dapat menyebutnya permainan judi di Wall Street.”

American International Group (AIG) ibarat gurita keuangan. Bangkrutnya lembaga keuangan yang memiliki cabang perusahaan di 130 negara ini tentu berimbas pada pasar uang global. Bank-bank di seluruh dunia terpaksa menurunkan nilai portfolionya dan memberi penilaian ulang pada situasi pasar uang dan kredit dunia. Kemungkinan besar, ambruknya AIG menyebabkan efek domino yang juga menyeret lembaga keuangan lainnya ke ambang kebangkrutan.

Tak heran bila dunia finansial menarik nafas lega menyusul pengumuman bahwa Bank Sentral Amerika The Fed memberi suntikan dana sebesar 85 miliar Dollar AS pada AIG. Akibat krisis perbankan Amerika, elit keuangan seperti Lehman Brothers, Merril Lynci dan kini American International Group memang kehilangan kemandiriannya. Tapi, setidaknya untuk sementara waktu, pasar keuangan global terhindar dari malapetaka besar. (zer)

Washington – Semua pihak berlega hati Bank Sentral AS (Federal Reserve) akhirnya menyelamatkan American International Group (AIG) dengan dana talangan hingga US$ 85 miliar. Bursa-bursa pun merespons positif upaya penyelamatan AIG.

Penyelamatan AIG
dari kebangkrutan ini menjadi sangat krusial, setelah sebelumnya pasar finansial terpukul habis-habisan oleh kebangkrutan Lehman Brothers. Kebangkrutan bank investasi besar berusia 158 tahun itu telah memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham di seluruh dunia.

Tak mau kasus itu berulang dan kondisi lebih parah, Bank Sentral akhirnya mau memberikan dana talangan. Ini adalah langkah penyelamatan setelah sebelumnya Depkeu AS menyelamatkan Fannie Mae dan Freddie Mac, yang sebelumnya juga diambang kejatuhan akibat kredit macet.

“Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu dan kondisi yang didesain untuk melindungi kepentingan pemerintah AS dan para pembayar pajak,” jelas The Fed dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Rabu (17/9/2008).

Pinjaman untuk AIG itu berjangka waktu 24 bulan dengan tingkat suku bunga setara dengan London Interbank Rate (LIBOR) plus 850 basis poin. Utang itu diharapkan bisa dibayar dari hasil penjualan aset-aset perusahaan. Pemerintah AS selanjutnya akan menguasai 79,9% saham AIG dan hak untuk memveto pembayaran dividen pemegang saham biasa dan istimewa.

“Tujuan dari fasilitas likuiditas ini adalah untuk membantu AIG memenuhi kewajibannya yang akan segera jatuh tempo. Pinjaman ini akan memfasilitasi sebuah proses yang memungkinkan AIG untuk menjual sebagian bisnisnya sesuai aturan dengan kemungkinan gangguan pada keseluruhan ekonomi secara minimal,” imbuh The Fed.

Kenapa The Fed mau memberikan dana talangan sebesar itu?

“Dewan menilai bahwa di tengah kondisi sekarang ini, maka kegagalan AIG dapat menambah kerentanan pasar yang kini sudah berada di level yang signifikan serta menyeret ke biaya pinjaman lebih tinggi, mengurangi kesejahteraan masyarakat dan secara material akan memperlemah pertumbuhan ekonomi,” imbuh The Fed dalam pernyataannya.

David Kotok, Kepala Investasi Cumberland Advisors mengatakan, The Fed harus mengambil langkah untuk menghindari kolapsnya AIG yang bisa menjadi malapetaka di pasar financial, yang sebelumnya sudah mendapat shock dari kebangkrutan Lehman.

“Ini menyerupai air terjun atau sebuah wabah. Kegagalan Lehman Brothers telah menciptakan wabah karena risiko yang tidak tertanggung oleh Fed. Kegagalan AIG akan membuat masalah ini lebih buruk,” ujarnya.

“Mereka terlalu besar untuk gagal. AIG menggapai terlalu banyak orang dan terlalu banyak perusahaan secara global dan kemungkinan akan terjadi gangguan yang lebih besar jika bangkrut dibandingkan dengan Lehman,” ujar Anton Schutz, president Mendon Capital seperti dikutip dari Reuters.

Kenapa kondisi AIG bisa sedemikian parah?

Berbeda dengan perusahaan asuransi biasa, AIG telah menjadi pemain besar dari pasar yang kompleks dan paralel dari sebuah produk yang disebut credit default swaps (CDS). CDS merupakan sebuah instrumen finansial, dimana perusahaan-perusahaan di Wall Street mengambil form asuransi pasar ini untuk mengatasi risiko dari gagal bayar obligasinya.

Produk-produk ini kebanyakan berhubungan dengan pasar perumahan AS, yang kini merupakan jantung krisis perbankan dan memicu hapus buku besar-besaran dari berbagai aset macet di berbagai penjuru dunia. AIG sendiri bahkan sudah menghapusbuku US$ 25 miliar akibat besarnya gagal bayar dari pembayaran kredit perumahan AS.

Kemarin Saham AIG kembali anjlok lebih dari 70% sejak pembukaan, sebelum akhirnya naik tipis. Saham AIG akhirnya ditutup turun 21% ke level 3,75 sen. Saham AIG pada Senin kemarin anjlok hingga 60%. Tiga lembaga pemeringkat juga telah menurunkan peringkat AIG.

AIG yang kini menjadi perusahaan asuransi terbesar dunia didirikan pada tahun 1919. Reputasi AIG sendiri beberapa kali tercoreng oleh sejumlah skandal. Berikut berbagai momen penting dari AIG, seperti dikutip dari AFP.

Tahun 2005

Maret: Chairman Maurice ‘Hank’ Greenberg akhirnya meninggalkan kursi kekuasaan sehubungan dengan penyelidikan yang berkaitan dengan dugaan pembobolan. AIG mengakui adanya kesalahan akuntansi dan menunda rilis laporan keuangan. Greenberg akhirnya digantikan oleh Martin Sullivan.

31 Mei: AIG akhirnya mempublikasikan laba tahunan sebesar US$ 9,73 miliar, atau turun dari estimasi semula sebesar US$ 11,05 miliar.

Tahun 2007

28 Februari: Perusahaan merilis laba bersih US$ 6,2 miliar atau anjlol 56% pada tahun 2006.

Tahun 2008

12 Juni: Pemegang saham mempublikasikan surat yang meminta perubahan secara cepat dan signifikan pada manajemen setelah AIG mencatat kerugian hingga US$ 7,81 miliar pada triwulan I.

15 Juni: Chairman Martin Sullivan berhenti dan digantikan Robert Willumstad, yang menyatakan perlu waktu 3 bulan untuk menyelesaikan analisis mendalam dan mencari strategi terbaru untuk keluar dari kerugian.

8-15 Juli: Akibat gejolak pasar, saham AIG anjlok 24,7%

6 September: AIG mempublikasikan kerugian US$ 5,36 miliar dalam satu kuartal.

9 September: Saham AIG kembali anjlol 19,3% dalam sehari dan kemudian turun lagi 30,8% pada12 September

15 September: Gubernur New York David Paterson mengatakan, AIG dapat meningkatkan US$ 20 miliar dari unit usahanya, namun saham tetap anjlok 60,8%. Tiga lembaga pemeringkat menurunkan peringkat AIG.

16 September: Bank Sentral AS mengumumkan rencana penyelamatan US$ 85 miliar untuk AIG. Sebanyak 79,9% saham AIG kini dikuasai pemerintah AS.(qom/ddn)

Wah gimana nih…. Indonesia juga ada rush gak ya… soalnya aku termasuk pegang polis AIG Indonesia juga…. he gimana ni AIG Indonesia. …?

Namun untuk AIG Life Indonesia hingga kini terus berjalan normal.

“AIG Life Indonesia berjalan normal, kita fokus bekerja untuk mencapai target 2008,” kata Robert W. Bush, CEO dan Presiden Direktur AIG Life dalam penjelasannya, Kamis (18/9/2008).

Sejumlah nasabah memang mendatangi AIG Life, namun hanya sebatas mencari informasi. Sejauh ini menurut keterangan dari AIG Life Indonesia, belum ada pencairan polis. AIG Life Indonesia rencananya akan segera merilis perkembangan terbaru tentang kondisi di Indonesia.

“Saat ini AIG LIFE Indonesia memiliki rasio kecukupan modal dan solvensi yang kokoh. Kami memiliki modal dan cadangan teknis yang cukup untuk memenuhi kewajiban kepada nasabah dan mitra bisnis kami,” ujar Robert dalam pernyataan sebelumnya.

AIG Life Indonesia mengimbau nasabah dan mitra bisnis untuk tidak khawatir dengan perkembangan yang terjadi karena AIG Life Indonesia memiliki kekuatan modal dan solvensi yang baik.

Tetapi masih menyisakan pertanyaan …. Sampai kapan aman untuk AIG Indonesia

About these ads

17 Tanggapan

  1. waduh saya jg termasuk yg khawatir nih.
    Jadi gak ya ikut asuransi AIG, mumpung masih belum saya bayar polisnya…

  2. masa seh AIG Indonesia aman-aman aja?ga boong tuh..
    kok bisa?

  3. kalo menurut gua seh.. AIG agak mengkhawatirkan. karena dari dulu sering ada trouble…kaya tahun 2004-2005 terjadi financial fraud (kejahatan finacial), dimana AIG membuat pembukuan laporan keuangan ganda. Dan perusahaan ini dituntut oleh Jaksa agung New york.. dan AIg dihukum dan denda. Akibat dari masalh ini, Ceo saat itu Maurice “Hank” greenberg dipecat!!
    AiG perusahaan yg terlalu expansif dan cenderung serakah..akibatnya sekarang, karena terlalu banyak berinvestasi di sektor kredit properti resiko tinggi, ya hancur lebur kaya sekarang..
    tahun 2000 juga ada masalh di Singapura. AIA salah satu anak perusahaan AIG di sana, gagal membayar bonus akhir kepada pemegang polis di sana, dikarenakan pasar yg berfluktuatif, AIA tidak mampu memberikan imbal hasil yg postif bagi pemegang polis mereka di akhir kontrak!! banyak sekali nasabah yg kecewa berat ..Di mana mereka harus terima sekian dollar, dikarenakan janji berlebihan oleh AIA, nasabah hanya dapat 70% saja dari yg dinjanjikan!!
    boleh tanya ama orang singapur deh…tahun 2000 AIA ada masalah di sana!

    Di sini juga, AIG juga ada sedikit kesan ga terbuka buat nasabah…mungkin agennya kali.
    para agen AIG / AIA di indo sering kali menawarkan asuransi dengan cara menjelek2kan produk ato perusahaan2 asuransi kompetitor meraka..salah satunya mereka menyebutkan bahwa produk unit link(asuransi yg dikaitkan dg investasi) mereka memakai sistem “BACK-END LOAD” yg bebas biaya!! misal kita masuk 1 juta perbulan, semuanya dimasukkan ke investasi tidak ada biaya!!! Asuransi lain bayka biaya, dipotong sekian persen!! katanya seh begitu!! eh, ga taunya kalo kita tak sanggup bayar, 1 tahun ato sebelumnya..duit kita yg ditanam cuma kembali 5%, alias kena penalti 95% !!! apanya yg tidak ada biaya, !!! kalo nasabh yg tidak jeli, apa ga ketipu???!!!

    banyak sekali bahasa2 pemasarannya yg cenderung suka menjebak!!
    bagi saya, yg percaya di dunia ini ” TIDAK YG GRATIS”, jadi pengen ngecek apa bener ga ada biaya?/\? eh, ga taunya biaya dikaburkan!!!
    mending seperti perusahaan asuransi lain yg sudah menyebutkan biaya2 dari awal…
    saya yg semenjak semula tdk percaya AIG, makin ga percya deh!!

    Buat semua temen2, hati2 memilih perusahaan!!!
    ingat, Perusahaan Besar belum tentu SEHAT ( AIG besar, tapi penyakitan), carilah yg SEHAT!! SEHAT pasti BESAR

  4. waduh kayaknya AIG lg bermasalah besar…
    sy dah ikutan AIG..dan br bayar..gmana dong apa sy harus berhenti ato terus ikut..
    apa betul stelah pemerintah amerika ambil alih akan aman y??

  5. Untuk masa depan yang lebih tenang,perpalinglah kepada wajah yang Anda percayai.

    Disaat sulit seperti sekarang ini. Anda membutuhkan lebih dari sekedar ‘harapan’ untuk mengamankan hasil jerih payah Anda. Anda memerlukan dukungan perusahaan keuangan global yang telah mengarungi 160 tahun pasang surutnya keadaan keuangan dunia. Kini, grup Prudential memberikan keamananan yang diperlukan unyuk menghadapimasa depan kepada jutaan pelanggannya diseluruh dunia.

    kompas 25 september 2008. 08121576230

    • waduh gmna klo bisa punya masa depan cerah klo biaya yang prudential punya terlalu banyak..apa itu yang disebut harapan ?dan juga yang complain dah banyak tuh tentang prudential.

      salam hormat

  6. @denny : yang ngejelek2in perusahaan lain tuh sapa ya..

    Kayanya anda sendiri lah.. Jangan jangan anda dari perusahaan asuransi saingan AIG. :)

  7. Bukannya perusahaan asuransi yang terkenal menjelek-jelekkan asuransi lain itu yang “itu” ya?

    Ya yang berusia 160 tahun itu …

    Setau saya semua perusahaan baik di amerika, eropa dan asia saat ini pada kejepit. Soalnya kan ini krisis global, bukan krisis AIG doang, atau Fannie Mae, dll.

    Buktinya semua saham anjlok.

  8. AIG di eropa juga mulai bemasalah lho,
    cepat batalkan deh polis2 kalian selama masih bisa.

  9. please deh saya jadi bingung nich masalahnya
    saya br ikutan nich tgl 17 besok 30 hari apa msh bisa
    saya mengundurkan diri…
    apa benar perusahaan besar seperti AIG yang udah
    bgtu lama berhasil harus anjlok…????

  10. Hi All, salam kenal…

    To Alda : boleh ya saya kasih sdkt masukan.
    Rata2 polis asuransi itu ada free look selama 30 hari alias boleh dibatalin dlm wkt tsb. Jadi kalau Alda merasa khawatir silahkan dibatalkan. Agak disayangkan sih tp kembali lagi ke Alda yg mengambil keputusan.

    To teman2 yg bilang perusahaan “A” jelek2in perusahaan “B” :
    Jujur, saya jg agen asuransi & ga bisa dipungkiri kalau banyak agen yg jelek2in perusahaan kompetitor tp saya percaya.. setiap perusahaan asuransi TIDAK mengedukasi agen2nya untuk menjelek2an perusahaan kompetitor. Jadi sebenarnya itu masalah di agennya & penilaian kembali lg ke calon nasabah.. So, pilihlah agen yg berkualitas..

    Salam…

  11. wah,saya jadi bingung ni dengar komen anda2..kalo gt semua asuransi gak ada g bener dong…….heheheheheeeeeeee…..

  12. SemuA perusahaan asuransi besar pernah mengalami masalah, dan juga pernah mengalami kebangkrutan.Mis Perusahaan isisial “M” thn 2001 dan perusahaan inisial “P” thn 2004. Tidak ada yang bisa menjamin kondisi perusahaan asuransi di masa depan…Yang jelas bagaimana sikap AIG dalam menghadapi krisis kepercayaan nasabah saat ini…
    Kalau berhasil melewati masa2 krisis ini, berarti AIG memang bisa bangkit dan jadi lebih tangguh….

  13. banyak baca…… aig indonesia tidak ada hubunganya dengan aig new york

  14. saya dah ketipu nih sama agen AIG, katanya investasi murni, tak taunya investasi rugi!!! hahaha kacian deh akyu…

  15. aduh…gimana nich tolong dunk jadi bingung bulan depan aku harus bayar polis ke 4 harus gimana????????beneran ga klo aig indo aman2 aja

  16. nyimak status klian, saya jadi merasa khawatir soal habis baru ikut asuransi slma 7Thun, dgn biaya 300ribu prbulan…!!
    wahh jadi gmn ne, binggung saya,,????
    ada info untuk ansuransi AIA FINANCIAL di indonesia…..???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: