H-1 Menjelang Pemberlakuan Kenaikan BBM

Kompas.com Kamis, 22 Mei 2008 | 14:23 WIB

JAKARTA, KAMIS-Belajar dari pengalaman kesuksesan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi lebih dari 100 persen pada Oktober 2005, kenaikan BBM bersubsidi yang sedang disiapkan akan diumumkan dan mulai diberlakukan pada hari libur.

Tahun 2005, pengumuman kenaikan harga BBM bersubsidi disampaikan tengah malam menjelang pergantian hari Jumat menjadi Sabtu. Dengan memilih hari libur, pemerintah berharap penolakan dalam bentuk unjuk rasa dan aksi lain menjadi minimal.Tahun 2005, pengumuman itu disampaikan pada saat awal puasa Ramadhan.

Soal pilihan hari libur dan bertepatan dengan puasa itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah berujar bahwa itu merupakan bagian dari strategi. Mengenai apakah kenaikan harga BBM bersubsidi saat ini akan diumumkan dengan strategi hari libur seperti tahun 2005, Wapres hanya tersenyum. Wapres mengemukakan, kenaikan harga BBM akan diumumkan akhir Mei setelah BLT siap.

Saat ini, di Kantor Presiden sedang dibahas dalam rapat kabinet tentang persiapan pemberian BLT sebagai kompensasi bagi rakyat miskin. Finalisasi pemberian BLT akan dilakukan, Jumat (23/5). Menko Kesra Aburizal Bakrie yang menjadi “komandan” pemberian BLT mengatakan, kenaikan harga BBM akan diumumkan setelah Presiden puas dengan persiapan pemberian BLT yang akan dipresentasikan, Jumat besok

Apakah kenaikan harga BBM akan diumumkan Jumat malam besok dan berlaku mulai Sabtu lusa? Kita tunggu saja karena sejumlah pejabat terkait dengan BBM membatalkan rencana kegiatannya ke luar kota Jumat dan Sabtu besok.(INU)

About these ads

2 Tanggapan

  1. BLT?? saya rasa ini konyol, kayak tukang obat yang nyebarin penyakit, lalu ngejual obat penawarnya (eh bukan ngejual ding, memberi… biar dikira pahlawan, oh kacau!!!).

  2. Kayaknya ide BLT ini justru yg bikin runyam. Padahal kalo nggak muncul ide ini, paling rakyat kecil menangis diam-diam saja, karena tidak berdaya juga melawan keputusan pemerintah.

    Sekarang karena ada BLT jadi menangis meraung-raung.

    apatis gw. Apa boleh buat? Pemimpin negara kurang bisa mengambil hati rakyat. Sebenarnya keputusan ini bisa disosialisasikan dengan lebih baik dan menghindari spekulasi yang beredar.

    yah whatever lah. One thing for sure, mengutip salah satu kata-kata di T-Shirt Joger:
    “I don’t want to be your president”

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: